?Jakarta: Polda Metro Jaya menyiagakan 1.919 personel gabungan untuk mengamankan Perayaan Imlek 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan masyarakat Tionghoa berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan kekuatan ribuan personel tersebut terdiri atas 155 personel Polda Metro Jaya, 1.106 personel Polres jajaran, 225 personel TNI, 217 personel Satpol PP, 123 personel Dinas Perhubungan, 53 personel Dinas Kesehatan serta 40 personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Seluruh unsur bersinergi dalam pola pengamanan terpadu di 165 vihara, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian lainnya di Jakarta.
"Kami memastikan 165 vihara yang melaksanakan ibadah mendapatkan pengamanan maksimal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” kata Budi dalam keterangannya, Selasa, 17 Februari 2026.
Baca Juga :
Ratusan Umat Konghucu di Purwakarta Rayakan Imlek di Kelenteng Tertua 108 TahunBudi menyebut personel ditempatkan untuk melaksanakan penjagaan, pengaturan lalu lintas, sterilisasi lokasi sebelum ibadah, serta patroli di sekitar area. Tujuannya, memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan khidmat.
Budi menyampaikan pengamanan dilaksanakan secara terbuka dan tertutup, dengan mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan kepada masyarakat. Pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 juga dilaksanakan secara terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah.
Ilustrasi perayaan Imlek. Dok. Metrotvnews.com
Selain penjagaan dan patroli wilayah, Polda Metro Jaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi perayaan. Hal itu untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam ibadah dan puncak kunjungan masyarakat.
Polda Metro Jaya mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Apabila membutuhkan bantuan Kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam.




