Pantau - Polda Metro Jaya menyiagakan 1.919 personel gabungan untuk mengamankan Perayaan Imlek Tahun 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya guna memastikan rangkaian ibadah dan perayaan masyarakat Tionghoa berlangsung aman dan tertib.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut total 1.919 personel tersebut terdiri atas 155 personel Polda Metro Jaya, 1.106 personel Polres jajaran, 225 personel TNI, 217 personel Satpol PP, 123 personel Dinas Perhubungan, 53 personel Dinas Kesehatan, serta 40 personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan atau Gulkarmat.
Seluruh unsur tersebut bersinergi dalam pola pengamanan terpadu di lokasi ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian lainnya.
Pengamanan secara khusus difokuskan pada 165 vihara yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Personel ditempatkan untuk melakukan penjagaan, pengaturan lalu lintas, sterilisasi lokasi sebelum ibadah, serta patroli di sekitar area perayaan.
Budi menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengatakan, “Kami memastikan 165 vihara yang melaksanakan ibadah mendapatkan pengamanan maksimal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,”.
Pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 dilaksanakan secara terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah.
Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi perayaan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam ibadah dan puncak kunjungan masyarakat.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan Kepolisian dapat menghubungi layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam.




