Jalan Raya Semarang-Purwodadi, tepatnya yang berada di wilayah Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, masih lumpuh, Selasa (17/2). Jalan tersebut masih tidak bisa dilalui kendaraan usai jebolnya tanggul Sungai Tuntang.
Jalur provinsi yang lumpuh itu merupakan jalan penghubung antara Kota Semarang dan Kabupaten Grobogan hingga Kabupaten Blora dan sebaliknya.
"Masih (belum bisa dilalui)," ujar Kalakhar BPBD Jateng, Bergas C. Penanggungan, Selasa (17/2).
Bergas mengatakan, banjir kali ini disebabkan karena curah hujan yang tinggi, menyebabkan jebolnya sejumlah tanggul sungai dan luapan air.
"Tanggul jebol di beberapa titik dan luapan Sungai (Lusi, Serang, Glugu, Tuntang, Kali Jajar, Renggong & Cabean) yang berdampak ke pemukiman," jelas dia.
Ia menyebut, total ada 9.736 KK yang rumahnya terendam banjir. Jumlah itu berada di 45 Desa di 11 Kecamatan.
"Kami melakukan evakuasi warga di beberapa titik, distribusi logistik untuk warga serta kerja bakti peninggian tanggul Sungai Tuntang di Desa Trisari, Kecamatan Gubug," kata Bergas.
Berikut beberapa wilayah yang masih tergenang air dengan ketinggian air bervariasi:
Kecamatan Purwodadi: Desa Karanganyar, Kuripan, Purwodadi, Cingkrong
Kecamatan Toroh: Desa Katong, Desa Sugihan;
Kecamatan Tegowanu: Desa Sukorejo, Desa Tajemsari, Desa Mangunsari;
Kecamatan Penawangan: Desa Pengkol;
Kecamatan Godong: Desa Tinanding;
Kecamatan Gubug: Desa Baturagung;
Kecamatan Tawangharjo: Desa Mayahan, Desa Jono.





