Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo, Jawa Timur membentuk tim khusus (timsus) untuk menyelidiki kasus hilangnya tujuh koper wisatawan mancanegara (wisman) asal Thailand di kawasan Gunung Bromo.
“Peristiwa tersebut terjadi pada akhir pekan dan saat ini tengah dalam penanganan aparat kepolisian. Korban secara resmi telah melaporkan kejadian itu ke Polres Probolinggo,” terang AKBP M. Wahyudin Latif Kapolres Probolinggo, Selasa (17/6/2026) seperti dilansir dari Antara.
Menurut laporan resmi yang dihantarkan korban, pencurian koper terjadi pada Minggu (15/2/2026). Kini kasus tersebut menjadi fokusnya karena menyangkut keamanan wisman di wilayah hukum Polres Probolinggo.
“Benar, kami telah menerima laporan terkait dugaan kehilangan tujuh koper milik wisatawan asal Thailand. Kasus itu menjadi atensi kami karena menyangkut keamanan wisatawan mancanegara di wilayah hukum Polres Probolinggo,” jelasnya.
Sebelumnya, pihak Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) telah melakukan pengecekan awal rekaman CCTV di sekitar lokasi dan saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) juga ia mintai keterangan.
“Saat ini Satreskrim telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap peristiwa tersebut secara terang dan tuntas,” katanya.
Polres Probolinggo hingga kini berupaya mengungkap kejadian secara profesional karena menyangkut citra keamanan di objek wisata wisata Taman Nasional Gunung Bromo yang selama ini dikenal aman dan kondusif.
“Kami berkomitmen mengungkap kejadian itu secara profesional serta memberikan rasa aman kepada seluruh wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo baik wisatawan mancanegara maupun domestik,” tuturnya.
Guna mempercepat proses penyelidikan, pihaknya menghimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait untuk segera melapor ke kepolisian.
Pencurian tujuh koper wisman Thailand terjadi di kawasan Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/2/2026) saat kendaraan rombongan parkir di Pendapa Kecamatan Sukapura.
Kejadian berawal ketika sopir beserta rombongan turun, kemudian koper yang awalnya berada di dalam mobil yang terkunci tersebut tiba-tiba amburadul. Dan tujuh koper yang berisi barang berharga itu pun hilang saat mereka kembali ke dalam mobil.(ant/mun/lta/ham)



