Menyiapkan MPASI sehat untuk bayi bukan hanya soal menu yang variatif, tetapi juga tentang memilih bahan makanan yang tepat dan cara mengolahnya. Di tengah kesibukan, makanan praktis seperti sosis atau makanan ultra-proses (ultra processed food) atau masak sekaligus untuk banyak porsi kerap dijadikan pilihan mudah.
Misalnya, untuk makanan ultra proses seperti nugget, sosis, dan sejenisnya, rasanya yang gurih cukup disukai anak, mudah disajikan, dan tahan lama.
Namun, MPASI bayi tetap perlu mengutamakan bahan alami dan segar alias real food!
Menurut dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang, Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), pola makan anak sebaiknya kembali pada prinsip dasar. Maka dari itu, makanan ultra-proses sebenarnya tidak dianjurkan untuk diberikan kepada anak-anak, terutama di periode emasnya.
"Terkait sosis dan makanan ultra-proses, sebenarnya makanan ultra-proses tidak dianjurkan. Yang dianjurkan adalah makanan alami," tutur Prof Rini kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Ternyata, Bahan Makanan Ini Tidak Boleh Dicampur untuk MPASI BayiSelain itu, banyak orang tua yang kerap memasak menu MPASI untuk sekaligus banyak porsi. Namun, Prof. Rini menjelaskan, makanan sebaiknya dimasak secukupnya untuk satu hari saja.
Dalam pembuatan MPASI, satu porsi boleh digunakan untuk dua kali makan, tetapi sebaiknya yang disimpan adalah masakan proteinnya saja.
“Kalau memasak, sebaiknya cukup untuk satu hari. Makanan berkarbohidrat dan protein boleh disimpan untuk makan berikutnya di hari yang sama, tapi sayur sebaiknya tidak dicampur dan tidak disimpan lama, terutama sayuran hijau,” jelas Prof Rini.
Ia juga menambahkan, ayam dan sayur boleh dimasak bersamaan, tetapi sebaiknya tidak dicampur dengan nasi jika ingin disimpan.
"Sayur yang banyak tidak masalah, asal pengolahannya tepat," pungkasnya.





