Jalur Curug Cibeureum di Gunung Gede Ditutup Akibat Longsor

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Cianjur -

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menutup sementara jalur menuju kawasan wisata Curug Cibeureum-Salabintana di kawasan Gunung Gede, karena bencana alam longsor. Humas Balai Besar TNGGP Agus Deni mengatakan jalur menuju tempat wisata air terjun atau dikenal dengan nama Curug Cibeureum tertutup longsor sejak beberapa hari terakhir sehingga sulit dilalui dan masih dalam penanganan.

"Jalur menuju Curug Cibeureum-Salabintana yang masuk dalam kawasan Gunung Gede-Pangrango yang berada di Kabupaten Cianjur dan Sukabumi, Jawa Barat, tertimbun longsor setinggi 1,5 meter dengan panjang lebih dari 15 meter akibat cuaca ekstrem," katanya dilansir Antara, Selasa (17/2/2026).

Dia menjelaskan hingga saat ini proses pembersihan material longsor yang menutup jalur masih berjalan sehingga untuk sementara kawasan Curug Cibereum ditutup. Penutupan diperkuat dengan surat edaran.

Baca juga: Warga Babakan Madang Bogor Waswas saat Hujan, Takut Banjir Terjadi Lagi

Proses pembersihan membutuhkan waktu cukup lama karena dilakukan secara manual melibatkan sejumlah warga di sekitar kawasan taman nasional, agar akses menuju Curug Cibeureum dapat dilalui kembali.

"Kami berharap segera dapat dilalui agar wisatawan dapat kembali menikmati keindahan air terjun di kawasan Gunung Gede-Pangrango yang selama ini banyak diminati," katanya.

Jalur wisata akan kembali dibuka, setelah material longsor berhasil dibersihkan dan aman dilalui wisatawan. Pihaknya meminta wisatawan untuk bersabar dan menunggu informasi resmi terkait dibuka kembali jalur menuju destinasi wisata tersebut.

Baca juga: Puluhan Pendaki Ilegal di Gunung Gede Pangrango Disanksi Bayar 5 Kali Lipat

Selama penutupan berjalan, dia meminta para wisatawan tidak memaksakan diri untuk melintas karena proses pembersihan dilanjutkan dengan penanganan akan dilakukan agar tidak terjadi longsor susulan.

"Setelah penanganan tuntas dilakukan, jalur akan dibuka kembali, namun wisatawan diminta untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur dan Sukabumi, sehingga dapat memicu terjadinya bencana alam," Imbuhnya.




(dwr/idh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jakut bertekad jadi percontohan pengelolaan sampah nasional
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Zodiak Masuk Masa Kejayaan dan Banjir Cuan: Sagitarius Bebas, Capricorn Menang
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Kemnaker Buka Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Gratis, Target Peserta Naik Jadi 3.000 Orang
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Public Lecture Pandu Negeri: Rocky Gerung Bedah Krisis Hak Generasi Muda
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
Pembangunan Jembatan Darurat Pascabencana di Aceh Terus Dikebut, Jalur Banda Aceh-Meureudu Kembali Terhubung
• 22 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.