Angkutan Barang KA Jabar 2025 Turun 25,6%: Cirebon Tertekan, Bandung Menguat

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, CIREBON — Volume angkutan barang Kereta Api Indonesia (KAI) di Jawa Barat sepanjang 2025 tercatat mengalami kontraksi signifikan. 

Pada Januari–Desember 2025, secara kumulatif total barang yang diangkut mencapai 308.600 ton, turun 25,60% dibandingkan periode yang sama 2024 sebesar 414.780 ton. Penurunan terdalam terjadi di Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon, sedangkan Daop 2 Bandung justru mencatatkan pertumbuhan kumulatif.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati mengatakan penurunan tahunan tersebut terutama dipengaruhi melemahnya kinerja angkutan di wilayah Cirebon yang selama ini menjadi kontributor terbesar.

“Secara kumulatif 2025, total volume angkutan barang kereta api turun 25,60%. Penurunan paling dalam terjadi di Daop 3 Cirebon sebesar 32,62%, sementara Daop 2 Bandung mengalami kenaikan 41,30%,” ujar Margaretha, Selasa (17/2/2026).

Berdasarkan data BPS, Daop 3 Cirebon sepanjang 2025 mencatat volume angkutan 252.931 ton, turun dari 375.380 ton pada 2024. Sebaliknya, Daop 2 Bandung membukukan 55.670 ton, meningkat dari 39.401 ton pada tahun sebelumnya.

Meski demikian, secara struktur kontribusi, Daop 3 Cirebon masih mendominasi angkutan barang kereta api di Jawa Barat. 

Baca Juga

  • Penambahan Perjalanan KA Parcel Selatan Dongkrak Kinerja Angkutan Barang di Jabar
  • Volume Angkutan Barang KA Daop 3 Cirebon Naik 35%
  • Pengusaha Ekspor Impor Berpotensi Rugi Miliaran Gegara Pembatasan Angkutan Barang

Pada Desember 2025 saja, dari total 23.823 ton barang yang diangkut, sebanyak 20.938 ton atau 87,89% berasal dari wilayah Cirebon. Sementara Daop 2 Bandung menyumbang 2.890 ton atau 12,11%.

Pelemahan Volume Angkut Kereta per Desember 2025

Secara bulanan, kinerja angkutan barang kereta di wilayah Jabar pada Desember 2025 juga menunjukkan pelemahan. Total volume turun 19,04% dibanding November 2025 yang sebesar 29.422 ton. 

Penurunan terdalam kembali terjadi di Daop 3 Cirebon yang terkontraksi 20,56%, dari 26.350 ton menjadi 20.931 ton. Adapun, Daop 2 Bandung turun lebih moderat sebesar 6,00% dari 3.007 ton menjadi 2.890 ton.

Margaretha menjelaskan, dominasi Cirebon membuat fluktuasi di wilayah tersebut sangat menentukan kinerja total Jawa Barat. 

“Karena kontribusi Daop 3 Cirebon mendekati 88%, maka setiap penurunan di wilayah ini akan berdampak besar terhadap agregat provinsi,” katanya.

Secara tahunan, volume angkutan kereta pada Desember 2025 dibandingkan Desember 2024 juga mencatat penurunan 9,60%. 

Di Daop 3 Cirebon, volume turun tipis 3,72% dari 21.742 ton menjadi 20.931 ton. Sementara Daop 2 Bandung mengalami kontraksi lebih dalam sebesar 37,34%, dari 4.612 ton menjadi 2.890 ton.

Menurut Margaretha, perbedaan dinamika antara kedua daerah operasi menunjukkan adanya pergeseran pola distribusi barang selama 2025. 

“Bandung secara kumulatif tumbuh, tetapi secara bulanan dan tahunan Desember mengalami penurunan. Ini mengindikasikan perlambatan pada akhir tahun,” ujarnya.

Sementara itu, tekanan di Cirebon yang berlangsung hampir sepanjang tahun menjadi faktor utama kontraksi kumulatif Jawa Barat. Sebagai wilayah dengan basis industri dan distribusi logistik yang kuat, penurunan di Cirebon memberi sinyal perlambatan aktivitas pengangkutan berbasis rel.

Menurut Margaretha, perbedaan dinamika antara kedua daerah operasi menunjukkan adanya pergeseran pola distribusi barang selama 2025. 

“Bandung secara kumulatif tumbuh, tetapi secara bulanan dan tahunan Desember mengalami penurunan. Ini mengindikasikan perlambatan pada akhir tahun,” ujarnya.

Sementara itu, tekanan di Cirebon yang berlangsung hampir sepanjang tahun menjadi faktor utama kontraksi kumulatif Jawa Barat. Sebagai wilayah dengan basis industri dan distribusi logistik yang kuat, penurunan di Cirebon memberi sinyal perlambatan aktivitas pengangkutan berbasis rel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kunjungi Taman Siswa, Politisi PDIP Ajak Anak Muda Hidupkan Tradisi Berpikir Kritis
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Anak Usaha Paradise Indonesia (INPP) Raih Kredit Rp265 Miliar dari BBCA
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Truk Menabrak Sepeda Motor,  3 Tewas
• 10 jam lalurealita.co
thumb
Rudy Susmanto Bangun 516,83 Kilometer Jalan di Kabupaten Bogor dalam Setahun Kepemimpinan
• 5 jam lalupantau.com
thumb
3 Rekomendasi Wisata Religi di Banten, Mengagumi Masjid Tertua di Indonesia
• 10 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.