Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Kementerian Haji optimalkan konektivitas data dan platform Nusuk Masar demi keselamatan serta kenyamanan jemaah.
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat integrasi sistem digital dengan Arab Saudi guna meningkatkan kualitas pelayanan haji dan umrah serta memastikan perlindungan jemaah Indonesia.
Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf, menyatakan integrasi sistem bukan sekadar modernisasi teknologi, melainkan upaya menjamin keselamatan dan kenyamanan jemaah yang jumlahnya mencapai jutaan setiap tahun.
“Integrasi sistem ini bukan sekadar modernisasi teknologi, tetapi tentang keselamatan dan kenyamanan jemaah. Semua proses mulai dari visa, akomodasi, layanan kesehatan, hingga kepulangan harus terpantau dan terlindungi secara menyeluruh,” ujar Irfan dalam keterangan pers, Selasa, 17 Februari 2026.
Ia menegaskan pelayanan bagi jemaah Indonesia harus berlangsung cepat, aman, dan nyaman tanpa hambatan teknis maupun administratif.
*Dukung Saudi Vision 2030*
Pemerintah Indonesia juga menyatakan dukungan terhadap modernisasi layanan haji dan umrah sejalan dengan Saudi Vision 2030.
Salah satu fokus utama adalah penguatan konektivitas data dengan sistem Arab Saudi, termasuk optimalisasi platform Nusuk Masar untuk kontrak hotel dan manajemen layanan jemaah.
Selain itu, Indonesia mengusulkan fleksibilitas mekanisme penggantian visa bagi jemaah yang batal berangkat agar kuota tidak hangus.
“Setiap kuota adalah hak umat. Kami berharap ada mekanisme fleksibel hingga mendekati hari keberangkatan agar slot tidak terbuang sia-sia,” kata Irfan.
Pemerintah juga meminta kejelasan teknis terkait pembayaran Dam (denda) tamattu melalui sistem digital agar prosesnya lebih praktis dan tidak membingungkan jemaah.
*Percepat Administrasi dan Respons Darurat*
Integrasi sistem digital ini diharapkan dapat mempercepat proses administrasi, memperkuat pengawasan, serta meningkatkan respons terhadap kondisi darurat.
Pemerintah menilai langkah tersebut menjadi fondasi penting menuju tata kelola haji dan umrah yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan serta perlindungan jemaah Indonesia.
Editor: Redaktur TVRINews





