Kementerian Agama wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) awal Ramadan 1447 H pada Selasa (17/2) sore.
Pemantauan hilal dilaksanakan di Lantai 18 Gedung Iqra, kampus Universitas Muhammadiyah Makassar, di Jalan Sultan Alauddin Makassar.
Lokasi yang digunakan ini berada pada ketinggian 180 meter di atas permukaan laut atau Mdpl.
Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa tim petugas sementara melakukan pemantauan hilal. Namun, hingga saat ini pun diperkirakan hilal belum nampak terlihat.
Perwakilan BMKG, R. Jamroni, mengatakan, beberapa tim dari berbagai lembaga yang berbeda tengah melakukan pemantauan hilal 1 Ramadan. Namun, untuk pemantauan dari BMKG masih hasilnya negatif.
"Posisi secara hisab nilainya negatif karena bulan lebih dahulu tenggelam daripada matahari. Maka, kita anggap dengan nilai hilal negatif maka tidak bisa teramati," kata Jamroni di lokasi.
Kendati demikian, pengamatan akan tetap dilaksanakan. Sembari menunggu hasil rapat sidang isbat nantinya.
"Kita tunggu sidang isbat karena perhitungan hizab itu tidak terpenuhi semua. Hilal tidak terlihat sampai sore ini," tandasnya.





