Jakarta: Kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) Pulau Karya di Kepulauan Seribu mulai didatangi peziarah menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Peningkatan aktivitas masyarakat ini merupakan bagian dari tradisi rutin tahunan yang diperkirakan akan mencapai puncaknya dalam sepekan ke depan.
“Kegiatan ziarah kubur ini menjadi tradisi rutin masyarakat setiap menjelang Ramadan, yang jumlahnya semakin meningkat, terutama pada pagi hingga sore hari. Kami juga mengimbau kepada para peziarah untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan makam dan tidak membuang sampah sembarangan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pertamanan dan Hutan Kota UKT 2 Kepulauan Seribu, Irfan Damanhuri di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 17 Februari 2026.
Baca Juga :
Petugas Kewalahan Tertibkan Pembersih Makam Liar di TPU Kawi-KawiIrfan menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna menjamin kenyamanan peziarah. Mulai dari pembersihan area makam secara menyeluruh, pemangkasan rumput liar, hingga pemeliharaan akses jalan di dalam area TPU Pulau Karya agar peziarah merasa aman saat berkunjung.
Kondisi area makam yang rapi dan tertata juga dipastikan oleh para petugas di lapangan. Petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) mengaku telah melakukan perawatan ekstra sejak awal bulan mengingat tingginya minat warga untuk berkunjung sebelum memasuki masa puasa.
Baca Juga :
Peziarah TPU Kawi-kawi Keluhkan Pembersih Makam Liar Kerap Maksa Minta Duit“Setiap hari kami membersihkan area makam, menyapu daun kering serta merapikan tanaman agar terlihat lebih tertata. Menjelang Ramadan ini memang biasanya lebih ramai,” ujar salah satu petugas PJLP UKT Kepulauan Seribu, Lukman.
Pemerintah setempat menyiagakan petugas tambahan di lokasi makam untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan selama berziarah. Peziarah diharapkan tetap tertib dan menjaga kesucian area pemakaman selama menjalankan tradisi ini.




