jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah pimpinan organisasi buruh yang tergabung dalam Inisiator Aliansi Buruh dan Masyarakat Sipil untuk Perdamaian dan Kemerdekaan Palestina mendesak Presiden Prabowo Subianto mengambil peran kepemimpinan dalam pembangunan kembali Jalur Gaza.
Aliansi tersebut meminta Presiden Prabowo bersedia memimpin Board of Peace (BOP) Gaza yang dibentuk oleh Presiden AS Donald Trump, atau setidaknya menjabat sebagai Ketua Bersama (Co-Chair).
BACA JUGA: Prabowo Bakal Hadiri KTT BoP, Legislator Ungkap Tiga Isu yang Perlu Didorong Indonesia
Hal ini disampaikan para pimpinan buruh dalam pernyataan sikap di Jakarta, Selasa (17/2) petang.
Ketua Umum KSPSI, Moh. Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa Indonesia adalah negara yang paling layak memimpin badan tersebut.
BACA JUGA: Soal Rencana Prabowo Ikut KTT BoP, Pakar Singgung Negosiasi Limitasi Pelibatan TNI di ISF
Menurutnya, status Indonesia sebagai negara Muslim terbesar sekaligus pendukung utama kemerdekaan Palestina menjadi modalitas kuat di mata internasional.
"Indonesia harus punya peran penting dalam kepemimpinan BOP Gaza dan jangan percaya kepada Amerika Serikat karena Donald Trump selama ini bagian dari masalah di Palestina karena pemihakannya kepada Israel," ujar Jumhur di Jakarta, Selasa (17/2) petang.
BACA JUGA: Wacana Kehadiran Prabowo ke KTT BoP, BOI: Menyalahi Prinsip Politik Bebas Aktif
Aliansi Buruh dan Masyarakat Sipil Untuk Perdamaian dan Kemerdekaan Palestina tidak menafikkan jika sebagian kalangan menganggap jika BOP Gaza bisa melegitimasi pengusiran rakyat Gaza dalam proses perdamaian dan pembangunan kembali Gaza.
Oleh sebab itu, buruh Indonesia juga mendesak pemerintah RI agar setiap sen atau setiap rupiah yang disumbangkan untuk pembangunan kembali Gaza sepenuhnya dimaksudkam untuk kepentingan warga Gaza, termasuk melibatkan pekerja-pekerja warga Gaza atau Palestina dalam rekonstruksi Gaza.
Sejumlah pimpinan buruh yang tergabung Inisiator Aliansi Buruh Dan Masyarakat Sipil Untuk Perdamaian Palestina itu menyerukan kepada semua kekuatan sipil Indonesia, baik itu Organisasi Kepemudaan, Organisasi Buruh, Tani, Gerakan Mahasiswa, dan lain-lainnya untuk melakukan Pawai Akbar mendukung pembangunan kembali Gaza Palestina dengan kepemimpinan yang kuat dari Indonesia, seusai Idulfitri 1447 H.
Buruh Indonesia berharap pihak yang berkepentingan dapat membantu perjuangan dalam rangka perdamaian dan kemerdekaan Palestina.
Inisiator Aliansi Buruh Indonesia dan Masyarakat Sipil Untuk Perdamaian dan Kemerdekaan Palestina itu didukung oleh KSPSI, KSBSI, KBMI, KSPN, K-ASPEK INDONESIA, GSBI, SBNI, F-SPEED, SPDI, SEPETA, SBSI 92, Maritim Indonesia, PHRI ASPEK. (esy/jpnn)
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Mesyia Muhammad




