Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno merespons viralnya keberadaan juru parkir (jukir) liar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang diduga mematok tarif parkir hingga Rp100 ribu. Rano memastikan penertiban akan dilakukan dalam waktu dekat dengan melibatkan sejumlah unsur aparat.
“Itu sudah paham-lah kita. Bukan berarti kita toleransi, tapi semuanya juga ditertibkan,” kata Rano usai meluncurkan acara transisi Ramadan 1444 Hijriah bertema Double Blessing: Chinese New Year and Ramadan Karim di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).
Advertisement
Rano mengakui, kemacetan di kawasan Tanah Abang kerap terjadi pada momen-momen tertentu yang bersifat musiman, seperti saat perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Namun demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak dapat dijadikan alasan pembenaran atas praktik pungutan liar oleh oknum jukir.
“Tapi marilah kita coba pahami, ini kan situasi setahun sekali. Ini macet, setahun sekali tidak apa-apa. Tapi artinya jukir-jukir itu sudah dibenahi. Ya terpaksa ditindak juga, ada yang ditangkap, dikasih pembinaan, itu sudah hal biasalah. Mudah-mudahan itu akan menjadi jauh lebih baik lagi,” jelasnya.




