BANDA ACEH, KOMPAS.TV - Kepala Desa Meunasah Raya, Meurah Dua, Pidie Jaya, Aceh, Abdul Halim Ishak mengungkapkan kondisi masyarakat di wilayah yang dipimpinnya jelang Ramadan.
Sampai saat ini, warga yang ada di pengungsian berkisar kurang lebih 500 jiwa.
Meskipun dalam kondisi belum pulih setelah terjadinya bencana akhir November 2025 lalu, Halim Ishak mengatakan, masyarakat di daerahnya tetap antusias menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
"Kalau masyarakat kita ini walaupun dalam keadaan seperti ini, tetapi masih sangat bersemangat untuk menyambut bulan suci Ramadan walaupun mereka di dalam tempat pengungsian," katanya di Pidie Jaya, Selasa (17/2/2026), dipantau dari program Kompas Malam KompasTV.
Ia menjelaskan, warga masih berada di pengungsian sampai saat ini karena belum bisa kembali ke rumah. Rumah-rumah warga masih tertimbun material longsor akhir tahun lalu.
Menyambut bulan Ramadan, Abdul mengungkapkan, masyarakat tetap melakukan sejumlah persiapan dalam menyambut bulan suci bagi umat Islam tersebut.
Baca Juga: Meski Mengungsi, Warga Korban Banjir & Longsor Aceh Sambut Ramadan dengan Doa dan Keteguhan
"Kami sudah mempersiapkan, semacam kemarin itu setiap ada donasi-donasi, selalu kami bilang, kebutuhan untuk menjelang bulan suci Ramadan adalah kompor gas. Alhamdulillah sudah tercover untuk masyarakat kita, tetapi banyak yang kurang masih tabung gas," jelasnya.
Untuk kebutuhan pangan, Abdul mengatakan cukup. Setiap ada donasi yang masuk ke tempat tersebut akan disimpan di gudang logistik, kemudian akan didistribusikan kepada masyarakat di pengungsian sesuai kebutuhan.
Untuk tradisi yang selalu dilakukan masyarakat Aceh kala Ramadan yakni meugang, Abdul mengatakan masyarakat tetap akan melakukannya.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- aceh
- pidie jaya
- meunasah raya
- ramadan
- awal ramadan




