Rilis PS6 Disebut Mundur ke 2029 Gegara Terdampak Krisis RAM Global

eranasional.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM –  Raksasa teknologi asal Jepang, Sony, dikabarkan tengah mempertimbangkan penundaan peluncuran konsol generasi terbarunya, PlayStation 6 (PS6). Rencana awal yang menyebutkan perilisan pada 2027 kini disebut-sebut mundur ke 2028 bahkan 2029. Tekanan pasokan semikonduktor dan lonjakan permintaan komponen akibat ekspansi industri kecerdasan buatan (AI) menjadi faktor utama di balik wacana tersebut.

Laporan terbaru dari Bloomberg menyebutkan bahwa para petinggi Sony tengah mengevaluasi ulang timeline peluncuran PS6. Jika benar ditunda, maka jarak antara PS6 dan pendahulunya, PlayStation 5, akan mencapai hampir satu dekade sejak debut PS5 pada November 2020.

Penundaan ini tidak terjadi tanpa alasan. Industri teknologi global saat ini sedang mengalami lonjakan permintaan chip memori dan semikonduktor, terutama untuk mendukung pengembangan AI generatif dan pusat data berskala besar.

Perusahaan-perusahaan teknologi raksasa seperti Alphabet, Amazon, Microsoft, hingga Meta berlomba-lomba menggelontorkan investasi ratusan miliar dolar untuk membangun infrastruktur AI. Pusat data baru membutuhkan akselerator AI dengan kapasitas memori jauh lebih besar dibandingkan komputer konvensional.

Setiap generasi chip AI terbaru membutuhkan RAM berkapasitas tinggi dalam jumlah masif. Kondisi ini membuat pasokan global semakin ketat dan harga komponen melonjak tajam. Dalam ekosistem seperti ini, perusahaan elektronik konsumen, termasuk produsen konsol game, ikut terdampak.

Jurnalis industri gim dari Bloomberg, Jason Schreier, menyebut bahwa peluncuran PS6 pada 2027 berpotensi menjadi keputusan yang kurang tepat di tengah krisis RAM global. Ia menilai, dengan kondisi industri pasca pandemi dan waktu pengembangan gim modern yang kini bisa mencapai 5–7 tahun, era PS5 sebenarnya masih berada di fase matang.

Pandemi Covid-19 sebelumnya telah memperlambat produksi dan distribusi berbagai perangkat keras, termasuk konsol. Banyak pengembang juga membutuhkan waktu lebih panjang untuk menciptakan gim dengan kualitas grafis dan gameplay generasi baru. Hal ini membuat siklus hidup PS5 terasa lebih panjang dibanding generasi sebelumnya.

Selain faktor pasokan, analisis dari Forbes menyoroti bahwa belum ada dorongan kuat dari konsumen untuk segera beralih ke generasi baru. Versi terkini seperti PS5 Pro dinilai masih sangat mumpuni untuk menjalankan gim-gim terbaru dengan performa tinggi.

Banyak gamer juga belum merasa perangkat mereka usang. Berbeda dengan era sebelumnya, peningkatan grafis dan performa antar generasi kini tidak lagi terasa revolusioner, melainkan evolusioner. Artinya, PS5 masih dianggap relevan untuk beberapa tahun ke depan.

Situasi ini membuat Sony tidak berada di bawah tekanan besar untuk mempercepat peluncuran PS6. Justru, menunggu hingga ekosistem gim dan pasokan komponen lebih stabil bisa menjadi langkah strategis jangka panjang.

Tren kenaikan harga juga menjadi pertimbangan penting. Saat pertama kali dirilis, PS5 dipasarkan di kisaran US$400. Namun dalam beberapa tahun terakhir, harga tersebut naik menjadi sekitar US$500 akibat lonjakan biaya produksi dan distribusi.

PS5 Pro bahkan dibanderol sekitar US$750. Jika tren biaya komponen terus meningkat, analis memperkirakan harga PS6 bisa menyentuh US$800 hingga US$850.

Analis senior dari MST International, David Gibson, dalam wawancaranya dengan IGN, menyebut bahwa Sony kemungkinan besar akan membebankan sebagian kenaikan biaya produksi kepada konsumen. Strategi ini lazim dilakukan ketika margin keuntungan tertekan akibat mahalnya bahan baku.

Jika PS6 dirilis terlalu cepat di tengah harga komponen tinggi, konsumen bisa menghadapi harga yang jauh lebih mahal dari ekspektasi pasar. Hal tersebut berisiko memperlambat adopsi awal dan berdampak pada penjualan.

Krisis chip global bukan hanya berdampak pada Sony. Produsen konsol lain seperti Nintendo juga dilaporkan melakukan penyesuaian harga untuk konsol generasi barunya, Switch 2. Harga perangkat tersebut dipatok lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya, sebagai respons terhadap kenaikan biaya komponen.

Fenomena ini menunjukkan bahwa industri gim global sedang berada dalam fase transisi besar. Di satu sisi, permintaan hiburan digital terus meningkat. Di sisi lain, kompetisi sumber daya teknologi dengan industri AI membuat produsen harus lebih berhati-hati dalam menentukan strategi.

Secara historis, Sony cenderung meluncurkan konsol baru setiap 6–7 tahun. Namun dinamika industri saat ini berbeda dari satu dekade lalu. AI menjadi penggerak utama ekonomi digital, menyerap kapasitas produksi chip dalam skala besar.

Bagi Sony, keputusan menunda peluncuran PS6 bukan sekadar soal teknis produksi, melainkan juga strategi bisnis jangka panjang. Perusahaan perlu menyeimbangkan inovasi, harga kompetitif, dan kesiapan pasar.

Jika peluncuran benar mundur ke 2028 atau 2029, Sony memiliki kesempatan memperpanjang siklus hidup PS5 sekaligus memaksimalkan keuntungan dari lini produk yang sudah ada. Apalagi basis pengguna PS5 saat ini masih sangat besar dan aktif.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, langkah konservatif sering kali menjadi pilihan paling rasional.

Kabar penundaan PS6 mencerminkan betapa besarnya dampak revolusi AI terhadap berbagai sektor, termasuk industri gim. Lonjakan permintaan chip dan RAM global memaksa produsen konsol seperti Sony untuk meninjau ulang strategi peluncuran produk.

Meski belum ada pengumuman resmi, wacana mundurnya rilis PS6 menunjukkan bahwa industri teknologi kini semakin saling terhubung. Keputusan yang diambil dalam satu sektor seperti AI dapat berdampak luas hingga ke dunia hiburan digital.

Bagi para gamer, kabar ini mungkin mengecewakan. Namun di sisi lain, perpanjangan usia PS5 bisa berarti lebih banyak waktu untuk menikmati gim generasi saat ini tanpa harus terburu-buru melakukan upgrade mahal dalam waktu dekat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kebiasaan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi saat Mengobrol
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Orang Dewasa Diminta Setop Remehkan Masalah Anak
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Hasil Sidang Isbat Awal Puasa 2026, Link Live Streaming Resmi Kemenag Penetapan 1 Ramadan
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Siapa Ronald Koeman Jr? Anak dari Legenda Belanda yang Kabarnya akan ke Persib Bandung Musim Depan
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Lonjakan H-1 Imlek 2026, Kendaraan Menuju Jakarta via Tol Layang MBZ Melonjak 66 Persen
• 3 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.