Pengamat Sebut PDIP Untung Besar Jika Usung Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2029

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Analis komunikasi politik, Hendri Satrio menilai PDI Perjuangan (PDIP) memiliki alasan kuat mempertimbangkan pencalonan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden pada Pilpres 2029 mendatang.

Kata dia, langkah mengusung Megawati justru membawa sejumlah manfaat strategis bagi partai berlambang banteng tersebut.

Baca Juga :
Sikat Koruptor, Jadi 'Kunci' Persepsi Positif Pemerintahan Prabowo
Prabowo: Selamat Tahun Baru Imlek, Semoga Membawa Kedamaian Bagi Kita Semua

"Buat PDI Perjuangan, mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai capres sama sekali tidak merugikan, malah memberikan keuntungan besar bagi partai," kata Hendri Satrio dalam keterangannya, dikutip Rabu, 18 Februari 2026.

Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI itu menekankan, salah satu keuntungan utama adalah kemampuan pencalonan Megawati dalam mempertahankan kohesi dan kesatuan internal partai.

Ia menjelaskan, jika nama lain yang diusung seperti Pramono Anung, Puan Maharani, atau Ganjar Pranowo berpotensi memicu spekulasi dan persaingan suksesi kepemimpinan partai, yang pada akhirnya dapat mengganggu soliditas.

“Kalau figur lain seperti Mas Pram, Mbak Puan, atau Mas Ganjar yang dimajukan, selain memunculkan berbagai intrik di internal PDI Perjuangan karena potensi menggantikan Ibu Megawati sebagai Ketua Umum, soliditas partai belum tentu sekuat ketika Megawati sendiri yang maju,” tutur dia.

Lebih lanjut, Hensa menyoroti efek ekor jas (coattail effect) yang signifikan dari pencalonan Megawati, yang diyakini mampu mendongkrak dan menjaga performa elektoral PDI Perjuangan, khususnya di pemilihan legislatif.

"Untuk menciptakan coattail effect yang optimal bagi PDI Perjuangan, partai ini perlu mengusung Megawati. Tanpa Bu Mega, ada risiko kalah telak dari Gerindra di Pileg nanti, sehingga rekor hattrick kursi mereka bisa terputus," ungkapnya.

"Perlu dicatat bahwa hingga kini PDI Perjuangan masih memegang rekor perolehan kursi DPR tertinggi sebesar 33 persen pada 1999, dan saya yakin angka 35 persen bukan hal mustahil bagi Gerindra. Agar perolehan kursi DPR tidak merosot tajam, maka Megawati harus dicalonkan untuk menjaga kekuatan legislatif partai," tambahnya.

Mengenai peluang kemenangan di Pilpres, Hendri Satrio mengakui bahwa menghadapi Prabowo Subianto sebagai petahana akan menjadi tantangan berat bagi Megawati.

"Memang jika berhadapan dengan Pak Prabowo, sulit untuk menang karena status petahana dan sejarah menunjukkan belum ada petahana yang kalah dalam pemilu presiden kita sejak 2004," katanya.

Baca Juga :
DPR Ingatkan Prabowo: Negosiasi Tarif Impor AS Harus Prioritaskan Kepentingan Nasional
Pengamat Sebut PDIP Layak Perhitungkan Megawati Jadi Capres 2029
Jusuf Hamka: Banyak Lapangan Kerja Tercipta dari Program MBG

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hilal Tak Terlihat di Makassar, Kemenag Sulsel Tunggu Sidang Isbat Pemerintah
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tujuh Koper Turis Thailand Raib Digondol Maling di Bromo, Polisi Turun Tangan
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Hasil Lengkap Drawing Piala FA: Man City Bertemu Newcastle
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Satgas Kuala TNI-Jhonlin Gerak Cepat Tangani Sedimentasi Muara Kuala Penaga
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Nasib Ole Romeny di Oxford United pada Musim Ini: Menit Bermain Minim, Gol Tak Kunjung Datang
• 18 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.