Kemenpora perkuat diplomasi pemuda Indonesia di SSEAYP 2026 Bangkok

antaranews.com
16 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga mempertegas komitmen diplomasi internasional dalam forum strategis The Conference of Government Representatives pada program SSEAYP 2026 di Bangkok, Thailand.

Dalam forum tersebut, Indonesia aktif merumuskan arah masa depan program yang melibatkan 11 negara peserta.

Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Kemenpora Yossi Ahmad Falah dalam keterangannya, Rabu, menekankan keterlibatan ini merupakan investasi karakter bagi pemuda tanah air.

"Kehadiran kita dalam forum ini sangat krusial dan strategis. Ini bukan hanya tentang memenuhi undangan, tetapi juga menunjukkan komitmen Indonesia dalam membina generasi muda yang berwawasan global, adaptif, serta mampu memperkuat hubungan antar-negara," kata Yossi.

Menurutnya, Kemenpora melihat program SSEAYP sebagai investasi jangka panjang yang sangat bernilai bagi masa depan diplomasi dan persahabatan regional, serta pengembangan karakter pemuda Indonesia.

Dia menambahkan kehadiran Indonesia menjadi kunci memastikan keberlanjutan kolaborasi pemuda ASEAN dan Jepang sebagai motor penggerak solusi global.

Baca juga: Pemuda Indonesia ikuti perayaan Imlek dalam kereta mudik di China

Sejalan dengan visi tersebut, Delegasi Pemuda Indonesia mencuri perhatian dengan mengusung tema “Merakit: Meraih Asa untuk Bangkit”.

Gagasan ini menitikberatkan pada inovasi sosial dan semangat kolaborasi untuk menjawab tantangan Sustainable Development Goals (SDGs).

Melalui program "Merakit", pemuda Indonesia berkomitmen menciptakan dampak nyata di masyarakat setelah kembali ke tanah air.

Administrator Cabinet Office of Japan Makino Masahiro mengapresiasi kontribusi aktif seluruh peserta. Forum ini juga menjadi ajang konsolidasi menyongsong perayaan emas 50 tahun SSEAYP pada 2027 mendatang.

Indonesia, bersama negara-negara sahabat, telah memulai perencanaan matang untuk memastikan momentum bersejarah 50 tahun SSEAYP guna melahirkan pemimpin masa depan yang kompeten.

“Kami sangat berharap, melalui program SSEAYP ini, dapat lahir pemimpin-pemimpin besar di masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi kawasan. Selain itu, yang tak kalah penting, program ini diharapkan senantiasa meningkatkan rasa persaudaraan, persahabatan, serta kesepahaman di antara negara-negara ASEAN dan Jepang,” tutup Makino.

Baca juga: Kemenpora sebut GKG harus diimbangi gaya hidup aktif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Misi Balas Dendam Persib Bandung Hadapi Ratchaburi FC di Leg Kedua
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dishub Bali Pastikan Arus Penyeberangan Gilimanuk Lancar Selama Libur Imlek 2026
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Dianggap Lalai, Bos PO Cahaya Trans Jadi Tersangka Kecelakaan Maut yang Tewaskan 16 Orang
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tito Ungkap Ada Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra Tertahan di Bea Cukai karena Belum Dapat Izin Distribusi
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Longsor Terjang Kawasan Bukit Menoreh Kulonprogo, Belasan Rumah Rusak
• 16 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.