Kabupaten Bekasi: Polisi menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual modus begal payudara terhadap seorang perempuan di Jalan Nona Merah RT 005/RW 004, Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Polisi tetap melakukan penyelidikan, meskipun belum menerima laporan resmi dari korban untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang.
"Petugas sudah ke TKP dan melakukan pengecekan. Kami juga masih mencari informasi mengenai identitas korban pelecehan. Sampai sekarang belum ada laporan resmi, saya masih berkoordinasi dengan Pak RT setempat," kata Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat AKP Engkus Kusnadi di Cikarang, Selasa, 17 Februari 2026, melansir Antara.
Detik-detik pelaku pelecehan seksual melakukan begal payudara terhadap seorang perempuan di Jalan Nona Merah RT 005/RW 004, Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Selain mencari korban, polisi juga berupaya memburu pelaku yang diduga menggunakan sepeda motor jenis Honda PCX. Namun, identifikasi pelat nomor kendaraan pelaku terkendala karena tidak terlihat jelas dalam rekaman kamera pengawas.
"Pelaku menggunakan motor PCX. Sayangnya, pelat nomor kendaraan tidak terpantau jelas pada rekaman CCTV," ungkap dia.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang beredar, kejadian bermula saat korban yang mengenakan jilbab, kaos panjang dan celana panjang hitam itu tengah berjalan di gang sempit. Pelaku yang mengendarai motor mendekati korban dari arah belakang. Saat berada di samping korban, pelaku langsung menyentuh bagian dada korban dengan tangan kiri. Sering Terjadi Warga setempat Asip Awaludin, 38, mengungkapkan kasus pelecehan berupa begal payudara bukanlah hal baru di wilayah tersebut. Namun, baru kali ini aksi pelaku terekam jelas oleh kamera pengawas.
"Sebetulnya kejadian seperti itu sudah sering terjadi. Tapi yang terekam video baru kali ini. Biasanya kejadiannya agak di depan gang sana. Modusnya bermacam-macam, ada yang begal payudara, ada juga yang menunjukkan alat kelamin," ungkap dia.
Baca Juga :
Pemuda di Gowa Cabuli Siswi SMP dan Ancam Sebar Video, Ditangkap"Sudah sangat meresahkan. Penghuni kontrakan kalau tahu daerah ini tidak aman, banyak yang memilih pindah. Otomatis warung-warung kecil seperti saya juga kena dampak, jadi sepi," kata dia.




