DEPOK, KOMPAS.com — Tahapan awal proyek pembangunan flyover Margonda–Juanda mulai terlihat di Jalan Margonda Raya, Kota Depok.
Aktivitas lapangan yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari penyusunan studi kelayakan sebelum proyek masuk tahap lelang desain teknis dan konstruksi.
Pantauan Kompas.com di lokasi, Rabu (18/2/2026), titik pekerjaan berada di tengah badan Jalan Margonda Raya, tepatnya dekat pintu Tol Cijago atau di depan kantor Bank BNI Pondok Cina.
Area tersebut dipagari papan triplek berlapis spanduk putih yang memuat logo Pemerintah Kota Depok dan logo MPJ selaku perusahaan konsultan. Di lokasi juga terpasang simbol peringatan bahaya serta tanda adanya proses konstruksi.
Baca juga: Wajah Baru Jalan Depan Terminal Depok: Langganan Rusak, Kini Ditambal Lagi
Tahap studi kelayakan dan uji tanahKepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Depok, Dadang Wihana, menjelaskan saat ini proyek masih dalam tahap penyusunan feasibility study atau studi kelayakan.
Studi tersebut mencakup pengujian kondisi tanah sebagai dasar perencanaan pondasi melalui metode sondir.
etode ini dilakukan dengan menekan alat berbentuk batang besi berujung kerucut ke dalam tanah hingga kedalaman sekitar 30 meter untuk mengetahui daya dukung tanah.
“Beberapa aktivitas lapangan saat ini sebagai bagian dalam penyusunan studi kelayakan untuk mengukur kondisi tanah melalui kegiatan sondir,” ucap Dadang saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu.
Setelah studi kelayakan rampung, tahapan berikutnya adalah lelang detail engineering design (DED) dan konstruksi.
Dadang menyebutkan, proyek ditargetkan mulai memasuki tahap konstruksi pada triwulan IV 2026 dan dikerjakan secara multiyears.
“Groundbreaking kontruksi diperkirakan dimulai triwulan IV tahun 2026, sehingga pembangunan multiyears,” ujarnya.
Sebelumnya, proyek flyover Margonda–Juanda ditargetkan rampung pada 2027.
Baca juga: Berkali-kali Rusak, Jalan Berlubang Depan Terminal Depok Diperbaiki Lagi
Konsep simpang susun minimalProyek ini dirancang menggunakan konsep simpang susun minimal dengan dua flyover.
Berdasarkan berkas kajian yang diterima Kompas.com, flyover di Jalan Margonda Raya memiliki panjang sekitar 460–480 meter dengan belokan ke kiri menuju Jalan Juanda. Jalan layang tersebut direncanakan memiliki dua lajur dua arah, dilengkapi median dan bahu jalan.
“Flyover dari timur menuju utara atau Margonda dengan satu lajur, satu arah sepanjang 300 meter kemudian membentuk belokan (loop),” kutip berkas kajian.





