Infeksi saluran kemih (ISK) pada anak sering kali tidak disadari sejak awal, Moms. Anak bisa tampak rewel, demam tanpa sebab jelas, atau mengeluh nyeri saat buang air kecil.
Pada sebagian kasus, terutama pada balita yang belum bisa mengungkapkan keluhan, tanda-tandanya bisa samar. Karena itu, pencegahan menjadi langkah penting yang perlu dipahami orang tua.
Ini Cara Mencegah Infeksi Saluran Kemih pada AnakMenurut dokter spesialis anak Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), ISK umumnya terjadi karena infeksi bakteri yang masuk ke saluran kemih. Faktor kebersihan memegang peran besar, termasuk dalam penggunaan popok sehari-hari.
“Biasanya karena infeksi dan kebersihan. Terkait penggunaan popok, perhatikan agar tetap kering dan sering diganti,” kata Prof Rini pada wartawan beberapa hari lalu.
Agar risiko ISK bisa ditekan, orang tua dapat menerapkan beberapa langkah sederhana berikut:
Ganti popok setiap 4 jam sekali atau segera setelah penuh agar area tetap kering dan tidak lembap terlalu lama.
Pastikan area genital selalu bersih dan kering sebelum memakaikan popok baru.
Untuk anak perempuan, bersihkan dari depan ke belakang karena saluran kemih letaknya dekat dengan anus dan lebih mudah terkontaminasi.
Untuk anak laki-laki, bersihkan penis dengan menarik perlahan kulit ujungnya saat mandi, lalu kembalikan ke posisi semula.
“Pertimbangkan sunat dini pada anak laki-laki, karena dapat membantu menurunkan risiko ISK,” ungkap prof Rini.
Kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan dan rutin mengganti popok sering kali dianggap sepele, padahal berdampak besar pada kesehatan anak.
Orang tua juga perlu waspada bila muncul gejala seperti demam tanpa sebab jelas, nyeri saat buang air kecil, atau urine berbau menyengat.
Dengan perhatian dan perawatan yang tepat, ISK pada anak dapat dicegah sejak dini, Moms.




