Menkop resmikan "call center" layanan dan pengaduan kopdes merah putih

antaranews.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi Ferry Juliantono meresmikan layanan pusat panggilan (call center) sebagai wadah bagi masyarakat dan anggota koperasi untuk menyampaikan pertanyaan maupun pengaduan mengenai permasalahan koperasi, termasuk koperasi desa/kelurahan (kopdes) merah putih.

"Call center sebagai bagian dari tanggung jawab kami untuk menyediakan layanan, menjawab pertanyaan, maupun menindaklanjuti pengaduan masyarakat, baik yang menyangkut masalah koperasi pada umumnya maupun khususnya kopdes merah putih," kata Ferry dalam peresmian call center di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan seluruh pengaduan yang masuk akan ditindaklanjuti oleh tim khusus yang bertugas memberikan respons balik kepada masyarakat atau koperasi.

Menurut Ferry, selama ini banyak anggota koperasi, terutama koperasi simpan pinjam, yang menyampaikan keluhan secara manual melalui surat maupun pesan WhatsApp.

Permasalahan yang kerap ditanyakan, antara lain kendala administrasi dan operasional koperasi simpan pinjam, pertanyaan terkait lahan dan proses pengelolaan kopdes merah putih, serta hambatan teknis maupun regulasi yang dihadapi koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Ferry menambahkan call center tersebut nantinya akan terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Simkopdes) yang sudah dibangun sebelumnya.

Integrasi ini diharapkan memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan masalah koperasi di lapangan.

Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kemenkop Herbert Siagian menambahkan pembentukan call center ini merupakan tindak lanjut dari hasil survei lembaga independen pada akhir Desember lalu yang menilai perlunya kanal khusus untuk kopdes merah putih.

Ia menjelaskan call center ini dibuka untuk dua hal. Pertama, merespons perkembangan teknologi informasi karena call center akan dilengkapi sistem interactive voice response (IVR) dan fitur chatbot.

"Kedua, mengakomodir substansi perkoperasian, khususnya terkait kopdes merah putih, di samping koperasi eksisting lainnya," kata dia.

Ia menjelaskan sistem IVR akan mempermudah interaksi publik dengan Kemenkop, sementara chatbot akan menghimpun informasi penting mengenai Kopdes Merah Putih dalam sebuah bank data.

Dengan demikian, ia memastikan call center tidak hanya menampung pengaduan, tetapi juga menyediakan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

"Program kopdes merah putih merupakan jenis koperasi baru yang menjadi program strategis nasional pemerintah, terutama arahan Presiden. Karena itu, informasi, pertanyaan, atau pengaduan terkait KDKMP diharapkan dapat secara cepat direspons dan diselesaikan melalui call center ini," ujarnya.

Call center Kemenkop beroperasi setiap hari kerja pukul 07.30-16.30 WIB.

Baca juga: Kemenkop sebut koperasi jadi penggerak ekonomi nasional

Baca juga: Menkop tegaskan Kopdes siap produksi genteng sesuai arahan Prabowo

Baca juga: Menkop siap dukung pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi kreatif


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dishub DKI Imbau Masyarakat Ikuti Seluruh Tahapan Program Mudik Gratis
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sopir Mobil Diduga Ngantuk hingga Tabrak Pagar Rumah JK di Jaksel
• 9 jam laludetik.com
thumb
Munafri: UMKM Diberi Ruang di Festival Mulia Ramadan, Semarakkan Ekonomi Kerakyatan
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Perbaikan Lembah Anai Dipastikan belum akan Tuntas jelang Lebaran 2026
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Warga Binaan Lapas Pangkalpinang Sulap Ampas Batu Bara Jadi Pupuk Kompos
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.