Sara Duterte Umumkan Maju Nyapres Filipina 2028

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Wakil Presiden Sara Duterte pada hari Rabu, secara resmi menyatakan bahwa ia akan mencalonkan diri sebagai calon Presiden pada Pemilu Presiden tahun 2028 mendatang, mengakhiri spekulasi selama bertahun-tahun tentang ambisi politiknya.

"Saya Sara Duterte. Saya akan mencalonkan diri sebagai presiden Filipina," katanya dalam konferensi pers, menyampaikan pengumuman langsung dan tegas yang segera mengubah lanskap politik negara.

Baca Juga :
Profil Lullete Jane De Guzman Ramilo, Runner-Up Miss Earth Filipina yang Tewas Ditembak
Dipimpin Menlu Sugiono, Agus Widjojo Dimakamkan di TMP Kalibata dengan Upacara Militer

Deklarasinya muncul setelah rasa ingin tahu publik yang berkepanjangan tentang apakah ia akan mencalonkan diri sebagai presiden — spekulasi yang semakin intensif setelah perpecahan politiknya yang sangat dipublikasikan dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr.

Dengan nada reflektif, Duterte membingkai keputusannya sebagai sesuatu yang pribadi dan tak terhindarkan.

"Butuh waktu 47 tahun bagi saya untuk memahami bahwa hidup saya tidak pernah dimaksudkan hanya untuk saya sendiri,"  katanya. "Tidak seperti orang lain, saya mungkin tidak dilahirkan hanya untuk mengejar kebahagiaan."

"Hari ini, saya telah dengan tenang menerima bahwa hidup saya tidak seperti yang lain," tambahnya.

Aliansi politik yang dulunya kuat antara klan Marcos dan Duterte sejak itu telah pecah kongsir dan berubah menjadi perseteruan yang panas.

Ketegangan menjadi nyata ketika Duterte mengundurkan diri dari Kabinet Marcos pada Juni tahun lalu, melepaskan jabatannya sebagai menteri pendidikan — sebuah langkah yang secara luas dianggap sebagai titik balik dalam hubungan mereka.

Keretakan semakin dalam setelah pemerintahan Marcos mengizinkan Mahkamah Pidana Internasional untuk menangkap mantan Presiden Rodrigo Duterte, yang menghadapi tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait dengan kampanye anti-narkoba pemerintahannya.

Perang melawan narkoba dilaporkan mengakibatkan ribuan kematian, berdasarkan data resmi pemerintah, dan telah menarik perhatian internasional.

Dengan pengumumannya, Sara Duterte memposisikan dirinya di tengah-tengah apa yang tampaknya akan menjadi kontestan politik yang menentukan pada tahun 2028 — yang dapat mempertentangkan mantan sekutu, dan sekali lagi menguji kekuatan dinasti politik paling berpengaruh di Filipina.

Baca Juga :
Tren Pariwisata Filipina di Kalangan Wisatawan Indonesia, 2026 Makin Banyak yang Liburan!
Korban Tewas Kapal Feri Tenggelam di Filipina Bertambah Jadi 18 Orang, 24 Hilang
Konvoi Mobil Wali Kota di Filipina Diserang Pelontar Granat RPG, 3 Orang Tewas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
6 Ramalan Keuangan Shio 19 Februari 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
AS-Israel Berselisih soal Iran, Kenapa?
• 7 jam laludetik.com
thumb
Hutama Karya (HK) Rombak Manajemen: Denny Abdi jadi Komisaris Utama, Sugeng Rochadi Wadirut
• 8 menit lalubisnis.com
thumb
Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 1447 H Digelar di Hotel, Menag Beri Penjelasan
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
[LIVE] Suasana Ibadah Imlek di Wihara Ekayana Jakarta Berlangsung Khidmat
• 22 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.