Jakarta – Di tengah gempuran musik digital, ARTOTEL Harmoni Jakarta menghadirkan pengalaman berbeda dengan menggelar “Piringan Hitam Party”, sebuah perayaan nostalgia yang memadukan kehangatan musik analog, sarapan lezat, dan pasar barang koleksi. Acara yang berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026 di courtyard hotel ini sukses menarik puluhan pecinta vinyl, keluarga, dan komunitas retro.
Mengusung konsep vinyl spinning party, pengunjung dimanjakan dengan alunan musik dari piringan hitam yang diputar langsung oleh para kolektor dan DJ. Suasana semakin hidup dengan kehadiran bazar market yang menampilkan berbagai rilisan fisik musik, pernak-pernik unik, dan produk kreatif dari penyedia lokal.
Dengan tiket masuk sebesar Rp99.000, tamu tidak hanya mendapatkan akses ke acara, tetapi juga menikmati buffet breakfast spesial dari tim kuliner ARTOTEL Harmoni. Beragam hidangan Indonesia dan Western tersedia untuk menemani momen santai di pagi hari. Sebagai kejutan, panitia juga membagikan merchandise eksklusif dan mengadakan doorprize bagi para hadirin.
Arbiter Gerhard, General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta, mengungkapkan antusiasme terhadap tren vinyl yang kembali naik daun. “Kami melihat minat masyarakat terhadap musik analog sangat besar. Melalui acara ini, kami ingin memberikan ruang bagi para pecinta vinyl untuk berbagi passion sambil menikmati fasilitas hotel yang nyaman dan berbeda dari biasanya,” ujarnya.
Keberhasilan “Piringan Hitam Party” membuktikan bahwa pengalaman budaya autentik tetap diminati di era digital. Para tamu tidak hanya pulang dengan perut kenyang, tetapi juga membawa pulang kenangan dan koleksi baru.
ARTOTEL Harmoni Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan kolaborasi kreatif yang memadukan seni, musik, dan kuliner, menjadikan hotel bukan sekadar tempat menginap, tetapi juga pusat gaya hidup dan inspirasi.





