Mercury Strategic Patok Harga MTO NATO Jauh di Bawah Nilai Pasar

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

PT Mercury Strategic Indonesia (MSI) mengumumkan MTO kepada pemegang saham publik PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO). 

PT Mercury Strategic Indonesia (MSI) mengumumkan MTO kepada pemegang saham publik PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO). (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Mercury Strategic Indonesia (MSI) mengumumkan Penawaran Tender Wajib atau Mandatory Tender Offer (MTO) kepada pemegang saham publik PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO). 

Dalam aksi korporasi tersebut, pemegang saham pengendali baru NATO menetapkan harga MTO sebesar Rp183 per saham. Angka itu jauh di bawah harga saham NATO di pasar reguler sebesar Rp650 per saham. 

Baca Juga:
Saham NATO hingga SPRE Keluar dari Papan FCA Mulai Besok

Namun, harga tersebut masih lebih tinggi dari rata-rata harga tertinggi perdagangan harian saham selama 90 hari terakhir sebelum pengumuman akuisisi sebesar Rp162,38 per saham.

Dalam keterbukaan informasi yang diumumkan pada Rabu (18/2/2026), MSI siap menyerap 5,85 miliar saham NATO atau setara dengan 73,13 persen dari total saham yang dikeluarkan perseroan. Dengan demikian, MSI menyiapkan dana hingga Rp1,07 triliun.

Baca Juga:
NATO Resmi Berganti Nama Usai Dikendalikan Pemilik Baru

Dengan harga pelaksanaan yang jauh di bawah harga pasar besar kemungkinan investor minoritas tidak akan mengikuti MTO, karena selisihnya yang cukup signifikan.

Kendati demikian, MSI tetap memberikan tawaran kepada pemegang saham yang ingin menjual sahamnya kepada pengendali baru. MTO tersebut dijalankan untuk mematuhi ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9 Tahun 2018.

Periode MTO dimulai besok, Kamis (19/2/2026) dan akan berakhir pada 20 Maret 2026. Pemegang saham dapat mengisi dokumen berupa Formulir Penawaran Tender Wajib (FPTW) selama periode MTO.

Sebagai informasi, Mercury Strategic Indonesia mengakuisisi 26,87 persen saham NATO. Sesuai data yang diungkapkan perusahaan, MSI dikendalikan oleh Al Alan Rachmat Budiman, pengusaha properti yang memiliki pusat perbelanjaan mulai dari Cirebon Superblok Mall hingga mal lain di Gorontalo, Palu, Sampit, Pangkalan Bun, dan Ketapang.

Alan diketahui juga mengendalikan PT City Retail Developments Tbk (NIRO), pemilik CityMall, melalui PT Orion Global Development (OGD) sebesar 75,25 persen. Alan mengempit 98 persen saham OGD

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Kamu Lihat Ungkap Apakah Kamu Orang yang Sabar
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Menlu Sugiono Bertemu Sekjen PBB di New York, Bahas Krisis Palestina dan Board of Peace
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Malaysia Resmi Awali Ramadan 1447 H pada 19 Februari 2026
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kemeriahan Menyambut Imlek: Kembang Api di Vietnam hingga Mudik Warga Tiongkok
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
5 Ciri Kecerdasan Tinggi Ini Dimiliki Orang yang Suka Mengunyah Permen Karet
• 21 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.