3 Langkah Atasi Kenaikan Harga Bahan Pokok saat Ramadan: Operasi Pasar hingga Penegakan Hukum

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Pengamat pertanian dari Center of Reform on Economics (CORE), Eliza Mardian (kanan bawah) dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Rabu (18/2/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat pertanian dari Center of Reform on Economics (CORE), Eliza Mardian, menyampaikan tiga langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok saat Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Ia menuturkan saat ini tidak mungkin lagi melakukan percepatan kuota impor untuk menurunkan harga bahan pokok. Sebab, kedatangan barang-barang impor tersebut memerlukan waktu.

Menurut Eliza, langkah yang paling tepat dilakukan untuk menurunkan harga bahan pokok saat ini adalah dengan menggelar operasi pasar.

“Jadi, yang paling tepat saat ini adalah pertama tadi operasi pasar, yang kedua penegakan hukum di mana ketika ada spekulan-spekulan itu ditegakkan hukumnya, dan mereka diberikan efek jera,” katanya dalam dialog Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga: Masjid Istiqlal Siap Sambut Ramadan dan Gelar Salat Tarawih Pertama | KOMPAS SIANG

“Dan yang ketiga pengawasan di setiap rantai pasok tadi. Jadi, memang ini harus bekerja sama antar stakeholder agar bisa menjaga harga-harga pangan, sehingga tidak terjadi harga yang begitu bergejolak,” tuturnya.

Eliza juga mengingatkan tentang rantai distribusi bahan pangan yang masih cukup panjang. Menurutnya, dengan memotong rantai distribusi, maka biaya juga dapat ditekan.

“Nah sebetulnya strategi-strategi misalnya seperti operasi pasar, percepatan kota import, segala macam. Nah itu tuh ada percepatan jangka pendek,” kata dia.

Ia mencontohkan tentang bawang putih yang menurutnya 95 persen merupakan hasil impor. Percepatan imporr, kata dia, seharusnya dilakukan dari jauh-jauh hari, misalnya pada akhir tahun lalu, bukan saat ini.

"Karena kan proses importasi kan tidak semudah kita seperti membeli di marketplace gitu kan. Karena memang ada proses pengantaran yang berbulan-bulan atau berminggu-minggu gitu. Jadi memang ini harusnya dilakukan sejak akhir tahun,” tuturnya.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kenaikan harga pangan
  • harga pangan saat ramadan
  • harga pangan
  • lonjakan harga
  • ramadan 2026
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia, Malaysia hingga Brunei Kompak Tetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Kamis 19 Februari 2026
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
JackOne Band: Harmoni Nada, Harmoni Prestasi
• 6 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Jelang Persib vs Ratchaburi Malam Ini, Federico Barba Ungkap Optimisme
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 18 Februari 2026: Galeri24 dan UBS Kompak Turun, Cek Selengkapnya
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Lestari Moerdijat Sebut Perayaan Imlek Momentum Strategis Akselerasi Pembangunan
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.