Kerupuk Kulit Babi vs Sapi, Kenali Ciri-ciri dan Perbedaannya, Yuk!

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kerupuk kulit atau juga dikenal dengan sebutan rambak, begitu digemari masyarakat Indonesia sebagai pelengkap makanan. Rasanya yang gurih dan tekstur yang renyah, membuat banyak orang sangat suka dengan kudapan tradisional ini. Tapi, tahukah kamu, bahwa enggak semua kerupuk kulit terbuat dari kulit sapi dan halal?

Ya, tidak semua jenis rambak itu halal karena ada yang terbuat dari kulit babi. Memang umumnya kerupuk kulit babi jarang dijual secara bebas di pasar tradisional. Hanya toko-toko tertentu atau toko makanan khusus non halal yang menjual kerupuk kulit babi.

Kendati demikian, bagi masyarakat Muslim tentu harus tetap waspada agar tak terkecoh dengan tampilan kedua kerupuk kulit yang tampak mirip tersebut. Kamu bisa, kok membedakannya mulai dari mengetahui rasa hingga ciri-ciri kerupuk kulit yang terbuat dari babi ataupun sapi.

Mengutip website Halal MUI, Guru besar FMIPA IPB University, Prof. Dr. Dra. Purwantiningsih Sugita MS., menyatakan, kerupuk kulit telah lama menjadi makanan khas di berbagai daerah di Indonesia. Terutama di daerah sentra produksi daging sapi atau kerbau. Misalnya di Sidoarjo, Jawa Timur, atau di Boyolali, Jawa Tengah, serta beberapa daerah di Sumatera Barat.

Kerupuk kulit yang kerap jadi camilan ini tergolong pangan rendah kalori dan kaya akan protein, serat, mineral seperti kalsium, fosfor. Oleh karenanya, kerupuk kulit bermanfaat untuk kesehatan di antaranya membantu proses pertumbuhan tulang, memperbaiki sel-sel yang rusak, meningkatkan daya tahan tubuh, sebagai cadangan energi, membantu proses pencernaan, serta membantu proses penyembuhan penyakit maag.

Meskipun kaya manfaat, Purwantiningsih menjelaskan bahwa tidak menutup kemungkinan rambak bisa terbuat dari kulit babi; mengingat di Indonesia juga banyak terdapat sentra pengolahan daging babi.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, untuk bisa mengenali ciri-ciri kerupuk kulit babi dengan yang sapi, kamu bisa memperhatikan teksturnya terlebih dahulu. Umumnya, kerupuk kulit sapi lebih kenyal dan padat. Sedangkan kerupuk kulit babi lebih halus dan mudah hancur, terutama saat dimakan bersama makanan berkuah.

Sementara itu, berdasarkan penelitian berjudul, "Volatilomik dan Karakteristik Fisikokimia Kerupuk Kulit Sapi dan Babi" yang diterbitkan dalam website IPB University Scientific Repository (2025); menyatakan bahwa kerupuk kulit sapi cenderung berwarna putih kekuningan. Sementara kerupuk babi berwarna memiliki warna kuning kecokelatan.

Dari segi nilai kekerasan, penelitian tersebut juga mengungkapkan kalau kerupuk kulit sapi tingkat kekerasannya lebih rendah daripada kulit babi.

Sedangkan dari segi rasa, umumnya kulit babi yang memiliki lemak tinggi, akan terasa lebih gurih dan fatty. Sementara kerupuk kulit sapi, terasa lebih tawar dan terkadang memiliki aroma khas daging sapi.

Nah, itulah tadi ciri-ciri fisik perbedaan kerupuk kulit babi dan sapi. Namun kalau kamu masih ragu, sebaiknya pastikan produk kerupuk yang akan dibeli telah memiliki logo halal, atau cek juga nomor sertifikatnya di website halal.go.id dan pastikan telah benar-benar terdaftar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiba di Washington DC, Prabowo Disambut Hangat Diaspora dan Mahasiswa Indonesia
• 12 jam lalusuara.com
thumb
3 Peluru Persib yang Bisa Hadirkan Kejutan saat Hadapi Ratchaburi di Bandung: Misi Super Berat!
• 12 jam lalubola.com
thumb
Mulai Malam ini Shalat Tarawih, Begini Bacaan Niat Tarawih Lengkap dengan Artinya
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
BREAKING NEWS: Youtube Down, tidak Bisa Dibuka, Termasuk Indonesia
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dicecar Komisi III DPR, MKMK Tegaskan Proses Laporan Adies Kadir Masih Tahap Pendahuluan
• 2 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.