Delegasi dari negara-negara tersebut akan bertemu di kota Swiss untuk putaran ketiga perundingan trilateral yang bertujuan mengakhiri perang.
EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 16 Februari mendesak Kyiv untuk segera mencapai kesepakatan dengan Rusia, menjelang perundingan trilateral di Jenewa, Swiss, yang mana bertujuan mengakhiri konflik Ukraina.
“Ukraina sebaiknya segera datang ke meja perundingan,” kata presiden kepada wartawan di Air Force One saat dalam perjalanan menuju Washington. “Itu saja yang saya katakan kepada Anda.”
Delegasi Amerika, Ukraina, dan Rusia bertemu di Jenewa pada 17 Februari untuk putaran ketiga perundingan trilateral. Masalah wilayah tetap menjadi isu paling rumit dalam negosiasi, dengan Rusia menuntut agar Ukraina menerima kehilangan wilayah.
Rusia merebut kendali atas Semenanjung Krimea dari Ukraina pada tahun 2014. Sejak memulai serangan baru terhadap Ukraina pada Februari 2022, pasukan Rusia telah memperoleh tambahan wilayah.
Saat ini, pasukan Rusia menguasai sekitar 20 persen wilayah Ukraina sebelum tahun 2014.
Rusia menguasai sebagian besar Provinsi Donetsk, tetapi telah meminta Kyiv untuk menyerahkan sekitar 20 persen wilayah provinsi tersebut yang sejauh ini gagal direbut dengan kekuatan militer. Kyiv menolak memberikan konsesi tersebut.
Pada 16 Februari, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tampaknya tetap bersikeras mengenai masalah wilayah dengan menyerukan jaminan keamanan yang didukung oleh Kongres AS sebelum kesepakatan damai apa pun antara Kyiv dan Moskow ditandatangani.
Ia mengatakan Amerika Serikat sedang mempersiapkan jaminan keamanan, tetapi Washington menginginkan “pertukaran wilayah, atau sesuatu seperti itu,” sebelum jaminan tersebut diberikan.
“Saya pikir—pertama, jaminan keamanan,” katanya. “Kedua, kami tidak akan menyerahkan wilayah kami karena kami siap untuk berkompromi. Kompromi seperti apa yang kami siap lakukan? Bukan kompromi yang memberi Rusia kesempatan untuk pulih dengan cepat dan datang kembali menduduki kami. Ini hal yang penting.”
Pernyataan tersebut memperkuat komentarnya pada 14 Februari, ketika ia mengatakan bahwa dirinya dan pemerintahnya “benar-benar berharap bahwa pertemuan trilateral minggu depan akan serius, substantif, dan membantu kita semua, tetapi sejujurnya terkadang terasa seperti para pihak membicarakan hal yang sama sekali berbeda.”
Rusia mengatakan bahwa putaran perundingan kali ini akan lebih luas dibandingkan perundingan sebelumnya yang diadakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
“Kali ini, kami berencana membahas rangkaian isu yang lebih luas, dengan fokus pada isu-isu utama terkait wilayah dan tuntutan lainnya,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada kantor berita pemerintah Rusia TASS. “Itulah sebabnya kehadiran kepala perunding kami, Vladimir Medinsky, diperlukan.”
Pada 16 Februari, Peskov mengatakan kepada media Rusia bahwa mereka tidak boleh mengharapkan berita apa pun tentang perkembangan perundingan hari itu karena “pekerjaan dijadwalkan berlanjut besok.”
“Kami tidak memiliki rencana untuk membuat pernyataan atau komentar apa pun,” tambahnya.
Belum ada pengumuman resmi dari pemerintah AS tentang siapa saja yang akan menjadi bagian dari delegasi mereka ke Jenewa, tetapi perundingan sebelumnya dihadiri oleh utusan khusus AS Steve Witkoff dan menantu Trump, Jared Kushner.
Selama berada di Swiss, pejabat AS juga diperkirakan akan melakukan pembicaraan dengan pejabat Iran mengenai program nuklir Teheran, menjadikan perjalanan tersebut sebagai agenda diplomatik ganda bagi Washington.
Pihak Rusia akan dipimpin oleh ajudan Presiden Rusia Vladimir Putin, yaitu Vladimir Medinsky. Delegasi tersebut juga akan mencakup Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Galuzin dan Igor Kostyukov, kepala Direktorat Utama Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia (GRU), menurut TASS.
Delegasi Ukraina akan dipimpin oleh Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Rustem Umerov, yang akan didampingi oleh kepala Direktorat Intelijen Utama Ukraina Kyrylo Budanov dan ajudan senior Zelenskyy, Sergiy Kyslytsya, menurut unggahan Telegram Umerov pada 13 Februari.





