BPKN Minta Produsen Tarik Galon Tua, Dinilai Berisiko bagi Kesehatan Konsumen

liputan6.com
2 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Pemakaian galon guna ulang yang telah melewati batas usia pakai dan terlalu tua menjadi perhatian serius anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyebut konsumsi air dari galon guna ulang berusia tua ibarat “minum kimia” memantik perhatian publik. Isu tersebut memicu kekhawatiran masyarakat mengenai potensi paparan zat berbahaya dari galon polikarbonat yang telah lama digunakan.

Di tengah belum adanya regulasi tegas yang membatasi usia pakai galon guna ulang berbahan polikarbonat, sorotan kini mengarah pada tanggung jawab produsen. Sejumlah pakar hingga lembaga perlindungan konsumen menilai diperlukan langkah konkret untuk mencegah potensi risiko kesehatan.

Advertisement

BACA JUGA: Penipuan Digital Makin Canggih, BPKN Dorong Percepatan RUU Perlindungan Konsumen
BPKN: Ada Tanggung Jawab Moral Produsen

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendesak produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) agar berinisiatif menarik galon-galon yang telah melewati masa pakainya dari peredaran. Anggota BPKN, Fitrah Bukhari, menegaskan langkah tersebut merupakan seruan moral demi melindungi kesehatan masyarakat.

“Secara moral, produsen punya tanggung jawab untuk menjaga kesehatan konsumen, apalagi air minum ini termasuk hajat hidup orang banyak,” ujarnya.

Temuan KKI: Mayoritas Galon Berusia Lebih dari Dua Tahun

Desakan BPKN menguat setelah investigasi yang dilakukan Komunitas Konsumen Indonesia (KKI). Dalam temuannya, sebanyak 57 persen galon yang beredar di wilayah Jabodetabek tercatat telah berusia lebih dari dua tahun. Bahkan, di wilayah Bogor ditemukan galon berusia hingga 13 tahun yang masih beredar bebas.

Temuan tersebut memunculkan kekhawatiran soal kualitas material galon yang terus digunakan berulang kali tanpa batasan usia pakai yang jelas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Agenda Prabowo di AS: Rapat Perdana Board of Peace hingga Perjanjian Dagang dengan Trump
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Layvin Kurzawa Mampir ke Masjid Al Jabbar, Bobotoh Persib: Dari Cari Takjil Sampai Jadi Imam Tarawih
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Harga Batu Bara Acuan (HBA) Periode Kedua Februari 2026 Kompak Turun
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Debat Panas di DPR, Dasco Pasang Badan Demi Bantuan Diaspora Masuk ke Aceh
• 3 jam lalusuara.com
thumb
Negosiasi Tak Hasilkan Kesepakatan, Ancaman Perang Iran-Amerika Serikat (AS) Masih Terbuka
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.