JAKARTA, KOMPAS.TV - Pakar Hubungan Internasional Universitas Parahyangan, Yulius Purwadi Hermawan menyatakan, Presiden Prabowo Subianto harus bisa memastikan pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Board of Peace yang dihadirinya dalam kerangka mandat PBB.
Terlebih ini adalah satu-satunya ruang yang tersedia bagi Indonesia untuk membuktikan peran memerdekan Palestina.
Hal itu disampaikan Yulius Purwadi Hermawan merespons kehadiran Presiden Prabowo dalam Pertemuan Dewan Perdamaian sebagaimana tayangan Kompas Petang, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga: Eggi Sudjana Minta Presiden Prabowo Tidak Gabung dengan Donald Trump: Dia Penjajah Luar Biasa
“Jadi di dalam pertemuan itu, harusnya Pak Prabowo akan menyampaikan begini, pastikan ini dalam kerangka mandat PBB,” ujar Yulius.
Yulius menambahkan, Presiden Prabowo juga harus memastikan solusi untuk persoalan Palestina adalah two stated solution bukan one stated solution.
“Saya kira itu dua kunci utama,” tegas Yulius.
Saat ini, Presiden Prabowo Subianto tengah berkunjung ke Washington DC, Amerika Serikat, untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Donald Trump dalam rangka memperkuat hubungan ekonomi dan keamanan.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan yang Jenazahnya Ditemukan Dalam Koper di Brebes Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Presiden Prabowo juga dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Board of Peace pada 19 Februari 2026 di AS untuk membahas stabilitas keamanan dunia.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- prabowo subianto
- presiden prabowo subianto
- prabowo subianto hadiri ktt
- board of peace
- mandat pbb




