Tarawih perdana di Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya, Jawa Timur, Rabu (18/2/2026) malam, dipadati jemaah walau kondisi di luar basah sesudah hujan deras.
Pantauan suarasurabaya.net saf jemaah wanita yang ada di area luas masjid hanya terisi dua saf. Begitu juga area dalam masjid untuk jemaah laki-laki masih lengang.
Ahmad Hariyono Ong Ketua Takmir Masjid Muhammad Cheng Hoo menyebut dari tahun-tahun sebelumnya, jemaah memang berkurang jika cuaca hujan. Namun, antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan selama Ramadan di masjid ini tetap tinggi.
“(Kapasitas masjid) bisa sampai 500 jemaah ya. Itu sudah banyak itu di sini ya. Karena kita kan jauh dari perkampungan seperti desa-desa ya,” katanya ditemui sebelum salat Isya dan Tarawih.
Jamaah Masjid Cheng Ho Surabaya menunaikan ibadah salat tarawih perdana, Surabaya, Rabu (18/2/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.netSelain tarawih 20 rakaat dan tiga rakaat witir setiap hari, mulai hari puasa pertama Kamis (19/2/2026) akan rutin digelar buka bersama dengan rata-rata 600-700 porsi makan setiap hari.
“Berbuka bersama dengan masyarakat sekitar ya, para musafir juga kadang-kadang ada,” imbuhnya.
Pada malam Nuzulul Quran, juga akan digelar khatmil Quran yang dibacakan oleh tiga penghafal Al-Quran.
“10 hari terakhir malam ganjir akan digelar Salat Qiyamul Lail, Salat Malam, Salat Taubat, Salat Tasbih, Salah Hajat, lalu zikir,” bebernya.(lta/rid)




