Batu: Kecelakaan maut diduga akibat rem blong terjadi di Jalan Patimura, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu petang, 18 Februari 2026. Sebuah truk fuso bernomor polisi P 8640 UG menabrak sejumlah kendaraan di jalur menurun tersebut dan menyebabkan satu pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk melaju dari arah Barat Jalan Diponegoro menuju arah Timur ke Jalan Patimura. Saat melintasi turunan, kendaraan besar itu diduga kehilangan kendali sebelum menghantam kendaraan di depannya.
Kendaraan yang terlibat antara lain mobil Cherry N 1832 JJ, Daihatsu Grand Max B 1613 HZM, serta dua sepeda motor Honda Beat, salah satunya bernomor polisi N 5977 TBI. Benturan keras yang tak terhindarkan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan, terutama di bagian belakang dan samping.
Sejumlah pengendara mengalami luka-luka dan satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban jiwa diketahui bernama Iwan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol) warga Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
Salah satu saksi mata, Noni Batlolana, mengaku terkejut saat mendengar suara tabrakan dari dalam rumahnya."Tadi sekitar jam 17.00 WIB sore, saya masih di kamar. Tiba-tiba ada suara 'dor' keras sekali. Saya kaget dan langsung keluar bersama suami," ujar Noni kepada wartawan.
Saat keluar rumah, Noni melihat truk fuso sudah berhenti setelah menabrak tiang listrik tak jauh dari tempat tinggalnya. Ia kemudian mencari tahu informasi terkait peristiwa yang baru saja terjadi.
"Infonya ada satu pengendara sepeda motor meninggal di tempat," jelas Noni.
Baca Juga :
245 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Cipali Saat Libur Imlek
Saksi mata lainnya, Frenky Junaedi, warga Kelurahan Temas, mengaku mendengar suara benturan keras dari depan rumahnya. Menurutnya, sopir truk seorang diri tanpa kernet dan tampak linglung setelah kejadian.
Truk yang dikemudikan EW, warga Gumuk Mas, Kabupaten Jember, diketahui mengangkut muatan pakan ternak . Dugaan sementara, selain masalah pada rem, muatan yang berlebih juga diduga memperparah hilangnya kendali kendaraan pada jalur menurun tersebut.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Aparat juga mengatur arus lalu lintas dan mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan. Rekaman CCTV di lokasi menunjukkan situasi lalu lintas yang awalnya normal di tengah guyuran gerimis, mendadak berubah menjadi tragedi berdarah.
Ilustrasi Medcom.id
Kepala Seksi Humas Polres Batu, Iptu M. Huda Rahman, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi teknis truk, termasuk meminta keterangan dari sopir dan para saksi di lokasi kejadian.
"Benar (ada kecelakaan beruntun di Jalan Patimura Kota Batu)," ujar Kanit Turjawali Satlantas Polres Batu, Ipda Gema Indra.
Seluruh korban luka maupun korban meninggal dunia telah dievakuasi oleh petugas gabungan dan relawan ke RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu . Pihak rumah sakit kini tengah memberikan penanganan intensif bagi para korban selamat yang mengalami trauma dan benturan.
Perwakilan Komunitas Ojek Online Kota Batu, Riko, membenarkan salah satu anggotanya menjadi korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Iya benar, yang mengalami kecelakaan anggota saya, Iwan Kurniawan. Saat ini jenazah masih berada di RS Hasta Brata," ungkap Riko.




