Pembiayaan Kendaraan BSI (BRIS) 'Ngegas', Tumbuh 19% YoY

bisnis.com
20 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) mencatat peningkatan signifikan pada pembiayaan kendaraan menjelang bulan suci Ramadan. 

Sepanjang 2025, pembiayaan kendaraan BSI tumbuh sekitar 19% secara tahunan (year-on-year/YoY) dengan total penyaluran mencapai Rp6,41 triliun dan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga sehat. Pertumbuhan tertinggi tercatat di wilayah Jabodetabek, Medan, Surabaya, dan Makassar.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, seiring dengan pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat untuk kebutuhan kendaraan masih cukup baik. Hal ini didukung oleh pertumbuhan bisnis di berbagai sektor usaha.

“BSI OTO mencatatkan kinerja solid, tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan industri yang sekitar 7%,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (18/2/2026). 

Menjelang Ramadan, rata-rata kebutuhan pembiayaan kendaraan di BSI biasanya meningkat sekitar 10% sampai dengan 15%. Erwan menegaskan BSI akan memberikan solusi pembiayaan kendaraan yang sesuai prinsip syariah. 

Erwan optimistis penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor (KKB) BSI pada 2026 mampu tumbuh dobel digit. Optimisme tersebut sejalan dengan stimulus pemerintah berupa keringanan subsidi kendaraan listrik, meningkatnya minat masyarakat terhadap pembiayaan syariah, serta berbagai program dan promo yang disiapkan perseroan.

Baca Juga

  • BSI Catat Penyaluran Pembiayaan Berkelanjutan Rp73,92 Triliun Sepanjang 2025
  • Bisnis Emas dan Digitalisasi Dongkrak 2 Juta Nasabah Baru BSI Sepanjang 2025
  • BSI (BRIS) Bukukan Laba Rp7,57 Triliun pada 2025, Simak Rekomendasi Sahamnya
Laba 2025

BRIS membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 8,02% secara tahunan menjadi Rp7,57 triliun sepanjang 2025, meningkat dibandingkan dengan tahun lalu Rp7,00 triliun. 

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo sebelumnya menyampaikan kinerja positif sepanjang 2025 itu didorong oleh sejumlah indikator yang tumbuh secara berkelanjutan.  

Misalnya saja pembiayaan yang tumbuh double digit 14,49% YoY menjadi Rp319 triliun pada 2025. Begitu pula dengan himpunan dana pihak ketiga (DPK) BSI yang tumbuh 16,20% YoY menjadi sebesar Rp380 triliun. 

“Tentu saja ini semua merupakan hasil dari channel-channel digital dan juga channel-channel di cabang,” kata Anggoro dalam Konferensi Pers Kinerja Tahun 2025 BSI secara daring, Jumat (6/2/2026).

Hingga akhir 2025, Anggoro mengungkapkan bahwa pertumbuhan pengguna aplikasi BYOND by BSI meningkat signifikan hingga 157% dengan total user mencapai 5,9 juta.

Transaksi keuangan nasabah juga didukung oleh ATM/CRM BSI yang saat ini berjumlah 6.000 unit dan mesin EDC 21.000 unit, 126.000 agen BSI, serta outlet sebanyak 1.049 unit berupa kantor cabang dan kantor cabang pembantu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramadan 2026, BBPOM Jakarta Siaga Awasi Penjualan Takjil dari Zat Berbahaya
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
THR ASN, TNI, dan Polri Cair Pekan Pertama Ramadhan 2026, Pemerintah Siapkan Rp55 Triliun
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Siswa SMA Unggul Garuda Baru Tinggal di Asrama, Ini Kegiatan dari Bangun Sampai Tidur
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Maret 2026
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Temuan Langka di Meja Bedah, Jenazah Pria 79 Tahun Ternyata Punya 3 Penis
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.