Dugaan Penebangan Hutan jadi Pemicu Banjir Bandang di Guci Tegal, Begini Respons Istana

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi dugaan penebangan hutan sebagai pemicu banjir bandang di kawasan objek wisata Guci, Kabupaten Tegal, dengan menyatakan pemerintah telah menyiapkan langkah tindak lanjut melalui proses investigasi.

"Kan sudah ada tim investigasinya juga sudah ada ya, baik dari apa, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten, saya juga sudah berkoordinasi," kata Prasetyo di Kompleks Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, seperti dilansir dari Antara, Rabu, 18 Februari 2026.

Baca Juga :
Istana Pastikan Tak Ada Penolakan Alokasi Rp34,57 T Dana Desa yang Dipakai Kopdes
1.842 Hektare Sawah di Grobogan Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen

Dia menyampaikan Kementerian Kehutanan juga telah diminta untuk melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap kondisi kawasan hutan di sekitar lokasi wisata Guci.

Peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat kondisi wilayah dan memastikan kesesuaian pemanfaatan kawasan dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami meminta dari Kementerian Kehutanan untuk juga melakukan review di wilayah sekitar tempat wisata Guci di Kabupaten Tegal itu. Ya nanti kita coba lihat kalau ini seperti apa kondisinya," ujar dia.

Menurut Prasetyo, proses penanganan dan evaluasi tersebut dilakukan dengan mekanisme yang sama seperti penanganan kasus serupa di sejumlah wilayah lain, termasuk di tiga provinsi di Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

"Sama seperti yang di tiga provinsi di Sumatra kan prosesnya juga seperti itu," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut kemungkinan penebangan menjadi salah satu pemicu banjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Iya, ini sudah hulu. Ini sebenarnya sudah hulu. Tapi di atasnya terjadi hujan yang lebih besar, kemudian ada kayak sepertinya ada penebangan,” kata Muzani di kawasan wisata Guci, Tegal, Senin, 16 Februari 2026.

“Karena itu Pemerintah Kabupaten sedang berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan agar akan ada rencana penanaman kembali ya,” imbuhnya.

Baca Juga :
Banjir di Kabupaten Grobogan, 9.736 KK di 45 Desa Terdampak
Rehabilitasi Sawah Terdampak Banjir Sumatera, Pemerintah Anggarkan Rp 336 Miliar
Banjir Bandang Hantam Semarang Atas, Air Capai 2 Meter Rendam 4 Perumahan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perbedaan Awal Ramadhan, MUI Ingatkan Sikap Toleran Empat Imam Mazhab
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Kabar Duka! Ibunda Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Meninggal Dunia di Bogor
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Purbaya Setujui Penambahan TKD buat Aceh, Sumut, dan Sumbar sebesar Rp 10,55 Triliun
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Aplikasi Muslim Pro Premium Punya Paket Bundling MyTelkomsel Selama Ramadan
• 13 jam laluterkini.id
thumb
Pakai Gelang GPS, Delpedro Dkk Jalani Sidang Sebagai Tahanan Kota
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.