Jadi Bos Humpuss (HUMI), Ari Askhara Mundur dari Kursi Dirut GTSI

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT GTS Internasional Tbk. (GTSI) setelah diangkat menjadi bos PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI). 

Pengunduran diri itu disampaikan oleh manajemen GTSI dalam keterbukaan informasi, Rabu (18/2/2026). 

Selain Ari Askhara, Direktur GTSI Dira K. Mochtar juga mengajukan pengunduran diri. Surat permohonan pengunduran diri dua direksi GTSI itu diterima pada 12 Februari 2026. 

“Alasan pengunduran diri atas pertimbangan profesional,” tulisnya. 

Lebih lanjut, pengunduran diri tersebut berlaku efektif sampai dengan disetujuinya perubahan susunan pengurus perseroan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan dilaksanakan GTSI pada 26 Februari 2026. 

Sampai dengan RUPSLB, pengurusan dan pengelolaan GTSI untuk sementara waktu dilaksanakan oleh Dewan Komisaris. Hal itu sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar GTSI dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

Baca Juga : Eks Dirut Garuda Ari Ashkara Diangkat Jadi Direktur Utama Humpuss (HUMI)

Sebagai informasi, Ari Askhara sebelumnya diangkat menjadi Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 14 Januari 2026. Ari Askhara naik menjadi Direktur Utama menggantikan Tirta Hidayat yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut.

Adapun, GTSI merupakan perusahaan yang tergabung ke dalam Grup Humpuss atau berada di bawah naungan grup yang sama dengan HUMI. 

Selepas penggantian itu, HUMI disebut akan lebih berfokus pada pertumbuhan pendapatan melalui pengembangan armada hingga diversifikasi bisnis yang berkelanjutan.

“Ke depan, HUMI akan fokus pada pertumbuhan revenue yang sehat melalui sinergi grup, pengembangan armada, dan diversifikasi usaha yang berkelanjutan, berbasis pada integrated maritime & energy logistics nasional, bukan hanya sekadar ship owner,” kata Ari dalam pernyataan resminya, Rabu (14/1/2026).

Selain itu, Ari juga menekankan pada efisiensi biaya operasional, pendanaan dan keuangan, dengan tetap mengutamakan kualitas layanan HUMI kepada pelanggan. Dengan begitu, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu target Ari ke depan.

Ari Askhara memiliki latar belakang pendidikan ekonomi di Universitas Gadjah Mada. Di Jogja, dia menamatkan jenjang sarjananya pada periode 1990–1994.

Selepas menempuh pendidikan UGM, Ari menjajaki karir pertamanya di Bank Mandiri sejak 1994–2005. Selama sekitar 11 tahun bergabung dengan salah satu bank himbara tersebut, Ari menapaki karir sebagai VP Deutsche Bank pada periode 2006–2008. Terhitung hingga 2011, karir Ari berada di industri perbankan, seperti Barclays Investment Bank atau Standard Chartered Bank.

Baru sejak 2014, Ari menapaki karir di PT Pelabuhan Indonesia 3 (Persero) atau Pelindo. Tidak berselang lama di Pelindo, Ari menjabat sebagai CFO dan Risk Director di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) pada periode 2014–2016.

Ari juga tercatat sempat menjabat sebagai CEO Pelindo pada periode 2017–2018 dan menjabat sebagai CEO Garuda Indonesia pada periode 2018–2020.

Namun, karir Ari di GIAA berhenti saat Erick Thohir menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 2019. Ari dicopot dari kursi bos maskapai pelat merah karena terbukti menjadi aktor utama dalam kasus penyelundupan barang mewah berupa sepeda motor Harley Davidson klasik keluaran 1972 bernilai miliaran rupiah. Kasus ini terbongkar oleh Kepabean Bandara Soekarno-Hatta pada 17 November lalu. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Yuk Intip! Ini Kriteria Siswa SMA Unggul Garuda 2026/2027
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Persib Bandung gagal melangkah ke babak perempat final ACL Two
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Lanjutan Kasus Harvey Moeis: 10 Bos Timah jadi Tersangka Rugikan Negara Rp4,1 T, Apa Peran Mereka?
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Como Ubah Formasi Demi Balas Dendam ke Milan, False 9 Jadi Senjata Rahasia
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Sektor Keuangan Tumbuh Menjanjikan, Kontribusi ke Ekonomi Makin Besar
• 3 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.