Borong Aset Properti, Emiten Grup Lippo (MPPA) Gelontorkan Rp780 Miliar

wartaekonomi.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Langkah ekspansi besar dilakukan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA). Emiten pengelola Hypermart milik Grup Lippo itu memborong sejumlah properti dengan total nilai transaksi mencapai Rp780 miliar.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan telah menandatangani enam perjanjian pengikatan jual beli hak atas tanah dan bangunan pada 18 Februari 2026.

Sekretaris Perusahaan MPPA, Mirtha Sukanto, menjelaskan bahwa transaksi dilakukan bersama PT Surya Asri Lestari (SAL). Dalam kesepakatan yang diteken, MPPA membeli tanah seluas 8.001 meter persegi beserta gedung pusat perbelanjaan Mega M Kedung Badak seluas 26.657 meter persegi di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sereal, dengan harga Rp122 miliar.

Masih bersama SAL, MPPA juga mengakuisisi tanah seluas 2.056 meter persegi dan gedung pusat perbelanjaan Sinar Matahari Bogor seluas 1.659 meter persegi yang berlokasi di Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah. Nilai transaksi ini mencapai Rp49,50 miliar.

Baca Juga: Penjualan Naik, tapi Pengelola Hypermart (MPPA) Masih Tekor Rp152 Miliar di 2025

Ekspansi berlanjut melalui kerja sama dengan PT Panca Megah Utama (PMU). "Perseroan dan PT Panca Megah Utama (PMU) telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Hak Atas Tanah dan Bangunan, dimana Perseroan bermaksud untuk membeli tanah seluas 6.704 m2 dan gedung pusat perbelanjaan Plaza Gresik dengan luas 15.848 m2, yang berlokasi di Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas dengan harga sebesar Rp134,50 miliar," ujar Mirtha.

Tak berhenti di situ, MPPA juga meneken perjanjian dengan PT Nusa Malioboro Indah (NMI) untuk membeli tanah seluas 1.658 meter persegi dan gedung pusat perbelanjaan Gedoeng Merah ex Matahari Malioboro seluas 5.382 meter persegi di Kelurahan Sosromenduran, Kecamatan Gedongtengen, dengan nilai Rp68 miliar.

Sementara itu, bersama PT Citra Cito Perkasa (CCP), MPPA sepakat membeli bangunan berupa gedung bertingkat yang berdiri di atas tanah bersama, termasuk rumah susun dengan luas 16.138,06 meter persegi di Kelurahan Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan. Nilai kesepakatan ini menjadi yang terbesar, yakni Rp351,50 miliar.

Baca Juga: Perkuat Ekspansi, Pengelola Hypermart (MPPA) Setor Rp46,65 Miliar ke Anak Usaha

Transaksi terakhir dilakukan dengan PT Balaraja Sentosa. MPPA membeli lahan seluas 38.169 meter persegi yang terletak di Kelurahan Sukamurni dan Kelurahan Tobat, Kecamatan Balaraja, dengan harga Rp54,50 miliar.

"Penandatangan perjanjian oleh Perseroan akan memberikan dampak positif terhadap kegiatan usaha yang dijalankan oleh Perseroan serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham Perseroan," kata Mirtha.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua KY Temui KPK, Tindak Lanjuti OTT Hakim PN Depok
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Shayne Pattynama Masih Takjub dengan Kualitas Pemain Lokal Timnas Indonesia, Rizky Ridho Dapat Pujian Khusus
• 27 menit lalubola.com
thumb
Sidak ke Pasar Koja Awal Bulan Puasa, Begini Temuan Satgas SABER Polda Metro
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Mulai 2042, Saham Freeport-McMoRan di PTFI Tersisa 37%
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BI Kucurkan Insentif KLM Rp427,5 triliun, Bank BUMN Dapat Jatah Terbesar
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.