Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyoroti lapangan Aspmyra Stadium setelah kekalahan dengan skor 1-3 dari Bodo/Glimt. Hasil itu membuat Nerazzurri sulit lolos ke babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.
Nerazzurri bertandang ke Norwegia untuk laga leg pertama playoff babak 16 besar. Mereka baru saja meraih kemenangan dengan skor 3-2 atas Juventus di Liga Italia pada akhir pekan kemarin.
Namun, Inter menghadapi kesulitan di Aspmyra Stadium hingga tertinggal lebih dulu di menit ke-20 melalui Sondre Brunstad Fet. Francesco Pio Esposito sukses menyamakan skor 10 menit kemudian, namun itu hanya menjadi gol penghibur untuk Inter.
Bodo/Glimt berhasil mengembalikan keunggulan mereka di babak kedua. Jans Petter Hauge mencetak gol kedua mereka di menit ke-61, yang disambung Kasper Hogh pada tiga menit kemudian.
Kemenangan 3-1 membuat Bodo/Glimt pede untuk melawat ke San Siro pada leg kedua tengah pekan depan. Di sisi lain, Inter perlu membalikkan keadaan dengan kemenangan bermargin tiga gol demi lolos ke babak berikutnya.
- Thomas Andersen/NTB via REUTERS
Berbicara setelah laga, Cristian Chivu mengatakan bahwa Inter menghadapi banyak kesulitan untuk laga ini. Salah satu di antaranya adalah karena faktor lapangan sintetis yang digunakan oleh stadion Aspmyra Stadium.
Selain itu, Inter juga harus bermain dalam kondisi yang dingin pada bulan Februari. Namun, sang pelatih asal Rumania menegaskan bahwa ini bukan alasan untuknya.
"Tim sudah berusaha, mereka memiliki sikap yang baik selama 90 menit: kami terkejut dengan kesalahan dan transisi mereka dan kami harus membayar harganya,” kata Chivu kepada Sky.
“Tapi kami sudah berusaha meskipun ada kesulitan, kondisi lapangan, dan cuaca dingin. Ini bukan alasan, tetapi saya tidak bisa menyalahkan para pemain saya atas sikap mereka," tambahnya.
Dia juga menyoroti faktor Lautaro Martinez yang harus ditarik keluar karena cedera. Inter juga harus merotasi susunan pemain karena padatnya jadwal bertanding.
“Kami terkejut dengan beberapa pergantian kepemilikan bola. Sekarang kami harus mengevaluasi situasi, kami memiliki beberapa masalah kecil: kami perlu melihat bagaimana performa kami karena dalam tiga hari kami akan bermain melawan Lecce, lalu kami akan memikirkan pertandingan balasan,” kata Chivu.




