Dolar AS Perkasa di Asia, Bos BI Ungkap Penyebabnya!

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Foto ilustrasi dolar amerika dan yuan china. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia-Situasi pasar keuangan global masih diliputi oleh ketidakpastian yang muncul dari Amerika Serikat (AS). Hal ini terlihat pada pergerakan aliran modal hingga perkembangan nilai tukar.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan, ruang penurunan suku bunga acuan AS atau Fed Fund Rate masih terbuka seiring dengan pasar tenaga kerja yang masih lemah. Sementara US Treasury tenor panjang tetap tinggi karena peningkatan risiko fiskal AS.


"Aliran modal ke negara berkembang terjadi selektif, terutama ke saham dan obligasi jangka pendek," jelasnya dalam konferensi pers, Kamis (19/2/2026).

Baca: Ekonomi Global Melambat di 2026, Bos BI Beberkan Sebabnya!

Indeks Dolar AS secara umum melemah terhadap mayoritas mata uang, kecuali di Asia. Sementara permintaan emas terus meningkat.

"Indeks dolar AS khususnya di negara Asia , di Asia DXY justru menguat dengan perkembangan nilai tukar di China," ujarnya

"Ke depan ketidakpastian global tetap tinggi sehingga perlu kewaspadaan dan respons kebijakan untuk dorong pertumbuhan lebih tinggi," kata Perry.


(mij/mij)
Saksikan video di bawah ini:
Video: BI Akui Outflow Modal Asing Awal 2026 Tembus USD 1,6 Miliar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mark Zuckerberg Disidang, Benarkah Instagram Sengaja Dibuat Candu bagi Anak?
• 15 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Diancam Disney, Induk TikTok Janji Batasi Kemampuan Aplikasi Video AI Seedance
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Penadah Takut Dianggap Curi Kayu Gelondongan Sumatera, Dasco Jamin Payung Hukumnya
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Hasil Liga Inggris: Gol Bunuh Diri Calafiori Batalkan Kemenangan Arsenal atas Wolverhampton
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Imlek 2026, PIK Hadirkan Nuansa Budaya Melalui Dekorasi dan Pertunjukan
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.