Polisi Ungkap Mie Berbahan Formalin dan Boraks Beredar di Pasar Tradisional Garut

kompas.id
2 jam lalu
Cover Berita

BANDUNG, KOMPAS - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat membongkar lokasi produksi mie basah berbahan formalin dan boraks yang telah dipasarkan di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Garut, Jawa Barat. Aksi yang dikendalikan warga berinisial WK itu telah beroperasi delapan bulan terakhir.

Polisi mempublikasikan pengungkapan kasus mie berbahan formalin dan boraks pada Kamis (19/2/2026) di Markas Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jabar.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Hendra Rochmawan mengatakan, tim Ditkrimsus Polda Jabar menggerebek pabrik tersebut pada Jumat (13/2/2026), pekan lalu. Lokasinya di sebuah gudang bekas kandang ayam di Kampung Cirorek, Desa Karyamekar, Kecamatan Cilawu.

Saat penggerebekan tempat itu, pelaku WK dan lima karyawannya sedang bekerja membuat adonan mie basah yang dicampur dengan formalin dan boraks.

Kelima karyawannya berinisial SJ, JM, L, AP dan HH. Mereka berperan membuat adonan, memotong mi, merebus mi, hingga pengemasan mi.

Baca JugaBerproduksi 3 Tahun, Industri Mi Berbahan Boraks dan Formalin Diungkap di Magelang

Polisi meringkus WK dan lima karyawannya di lokasi tersebut. WK menjadi aktor utama dalam kasus ini karena memerintahkan seluruh pembuatan mie basah yang mengandung formalin dan boraks kepada karyawan.

"WK yang membuat racikan berupa formalin, boraks, dan benzoat yang kemudian dicampurkan ke adonan mie. Tujuannya agar mie tahan lama dan kenyal,” ujar Hendra.

Ia menambahkan, polisi telah menyita sejumlah barang bukti dalam kasus ini antara lain, dua mesin pembuatan mie, tong berisi cairan boraks dan formalin, enam karung mie siap edar dan satu unit mobil.

Sementara itu, Direktur Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Wirdhanto Hadicaksono menuturkan, pelaku dan karyawannya berpindah-pindah di lima lokasi untuk membuat mie basah dengan campuran bahan pengawet formalin dan boraks. Mereka telah beroperasi selama tujuh bulan terakhir. .

Ia mengatakan, para pelaku memasarkan produknya di sejumlah toko dan pasar tradisional di Garut. Salah satunya ialah Pasar Ciawitali. Dalam satu bulan, para pelaku meraup keuntungan 21 juta.

Cara produksi mie basah dilakukan dengan mencampur adonan yang berisi air, formalin, boraks, garam, terigu dan pewarna makanan. Campuran setiap bahan sesuai takaran khusus yang ditentukan oleh WK.

Dalam satu hari, pelaku WK mampu memproduksi sekitar 7 kuintal atau hampir 1 ton mie basah yang mengandung formalin dan boraks.

"Dalam 1 kilogram mie basah dapat menjadi sekitar 10 porsi mie siap saji. Produksi hariannya mencapai sekitar 7.000–8.000 porsi mie,” kata Wirdhanto.

Seorang residivis

Bukan sekali WK melakukan aksinya. Dia adalah residivis kasus tindak pidana pangan dengan modus yang sama.

WK pernah dihukum pada 2023 hingga 2025. Dia tak kapok menggunakan bahan kimia formalin dan boraks agar produk mie buatannya lebih tahan lama.

Formalin dan boraks adalah bahan kimia industri yang biasa digunakan sebagai antiseptik, pembersih, dan pengawet yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Konsumsi boraks dan formalin dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan serius, antara lain gangguan pencernaan, kerusakan ginjal, hati, saraf hingga memicu kanker.

Polisi telah menetapkan pelaku sebagai tersangka kasus ini. Mereka dijerat dengan Pasal 136 Juncto Pasal 75 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

"Dia terancam penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar. Perbuatannya mengancam kesehatan warga,” kata Wirdhanto.

Baca JugaBertahun-tahun Warga di Jabar Tertipu Beli Beras Oplosan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jam Berapa Azan Maghrib Bandung Hari Ini? Cek Jadwal Buka Puasa 1 Ramadhan 1447 H di sini
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
NIKI Pulang Kampung, Siap Guncang Prambanan Jazz 2026
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Eks Sopir Inara Rusli Diperiksa, Akui Risih Tiap Insanul Fahmi Datang ke Rumah
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
3 Fakta Pernikahan Ayushita dan Gerald Situmorang, Berlangsung Intim dan Tertutup
• 9 jam lalugrid.id
thumb
John Herdman Bikin Vietnam Khawatir dengan Tempatkan Timnas Indonesia Jadi Underdog
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.