Pekerja menyiapkan dan memasak kuliner tradisional lemang bambu di Desa Lamdingin, Banda Aceh, Aceh, Kamis (19/2/2026).
Menjelang hari pertama pasar takjil Ramadan 1447 H, pelaku usaha setempat meningkatkan produksi lemang dari sekitar 80 batang per hari menjadi 300 batang selama bulan puasa. Khusus untuk pembukaan pasar, mereka menargetkan penjualan hingga 200 batang lemang, terdiri dari ketan putih, ketan hitam, dan lemang ubi.
Proses pembuatan lemang diawali dengan melapisi bagian dalam bambu menggunakan daun pisang, lalu beras ketan dimasukkan dan disiram santan sebelum dibakar dengan kayu bakar. Pembakarannya berlangsung sekitar tiga hingga empat jam hingga matang sempurna.
Lemang bambu yang merupakan makanan khas Minangkabau berbahan dasar beras ketan dan santan ini menjadi salah satu menu favorit untuk berbuka puasa selama Ramadan. Produk tersebut dijual dengan harga berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu per batang.




