Jakarta, VIVA – Bulan Ramadhan selalu menghadirkan momen spiritual bagi umat Islam, termasuk menjalankan shalat tarawih di malam hari.
Belakangan ini muncul fenomena tarawih kilat, yaitu pelaksanaan shalat tarawih dengan tempo sangat cepat. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan penting: Apakah tarawih kilat sah menurut syariat Islam?
- Diki Hidayat
Apa Itu Tarawih Kilat?
Tarawih kilat merujuk pada pelaksanaan rakaat tarawih yang dilakukan dengan sangat cepat, sehingga seluruh shalat tarawih dan witir bisa selesai dalam waktu singkat, bahkan kurang dari 10 menit.
Fenomena ini sering viral di media sosial dan memicu perdebatan di kalangan jamaah Muslim mengenai kualitas dan keabsahan ibadahnya.
Sahkah Tarawih Kilat Menurut Syariat?
Menurut ulama, tarawih kilat tetap sah secara hukum fiqh, selama seluruh rukun dan syarat shalat terpenuhi.
Ini mencakup rukun qauli seperti takbir, bacaan Al-Fatihah, tasyahud, selawat, salam, dan rukun fi’li seperti gerakan shalat yang sesuai ketentuan. Dengan kata lain, meskipun cepat, ibadah tetap diterima selama tata cara shalat dilakukan dengan benar.
Namun, ulama menekankan bahwa kualitas ibadah sebaiknya tetap diperhatikan. Kekhusyukan, tartil bacaan Al-Qur’an, dan gerakan shalat yang tertib lebih dianjurkan daripada hanya mengejar kecepatan. Dengan begitu, tarawih tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga bernilai spiritual tinggi.
Pendapat Para Ulama
Shalat tarawih adalah ibadah sunnah yang dianjurkan selama bulan Ramadhan. Karena bersifat sunnah, pelaksanaannya fleksibel: bisa dilakukan sendiri di rumah, berjamaah di masjid, cepat atau lama, selama syarat dan rukun terpenuhi.
Para ulama menekankan pentingnya memaknai tarawih sebagai momen untuk meningkatkan iman, refleksi spiritual, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, bukan sekadar menyelesaikan rakaat dengan cepat.
Fenomena tarawih kilat bisa dianggap sah menurut syariat jika semua rukun dan syarat shalat dijalankan dengan benar.
- U-Report
Namun, agar ibadah lebih bermakna, jamaah disarankan menjaga kekhusyukan, kualitas bacaan, dan gerakan shalat. Dengan pendekatan ini, tarawih tidak hanya cepat, tetapi juga penuh nilai spiritual di bulan Ramadhan.





