Bapanas: Awal Ramadhan harga dan pasokan pangan di Jambi terjaga

antaranews.com
13 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stabilitas harga dan pasokan pangan di Provinsi Jambi tetap terjaga pada awal Ramadhan 1447 Hijriah, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara aman dan terkendali.

Bapanas bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan di Pasar Induk Angso Duo, Kota Jambi, sebagai bagian dari penguatan pengawasan pada awal Ramadhan 1447 H.

"Hasil pemantauan menunjukkan mayoritas komoditas strategis terpantau stabil dan berada di bawah maupun sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET)," kata Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas Rinna Syawal dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Dia menyampaikan beras premium di pasar itu ditemukan berada pada kisaran Rp14.750–15.000 per kilogram dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp12.000 per kilogram.

Bawang merah tercatat Rp34.000 per kilogram dan bawang putih Rp32.000 per kilogram. Telur ayam ras berada pada kisaran Rp25.000–27.000 per kilogram, gula Rp17.000–17.500 per kilogram, serta Minyakita Rp15.500–15.700 per liter.

Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras dijual sekitar Rp40.000 per kilogram, sementara daging sapi berada pada kisaran Rp120.000–150.000 per kilogram dan daging kerbau impor Rp108.000 per kilogram.

Cabai merah keriting berkisar Rp34.000–38.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah tercatat Rp85.000–90.000 per kilogram di tingkat distributor dan sekitar Rp94.000 per kilogram di pengecer.

"Fluktuasi harga masih terbatas pada beberapa komoditas yang dipengaruhi faktor pasokan antarwilayah," ujarnya.

Ia menegaskan pengawasan akan terus diperkuat selama Ramadhan termasuk terhadap temuan harga di atas HET.

Rinna menambahkan pemerintah akan terus mengintensifkan pengawasan dan intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) serta operasi pasar guna menjaga keterjangkauan harga selama Ramadan hingga Idul Fitri.

“Mudah-mudahan pemerintah mampu untuk menstabilkan harga sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idul Fitri dengan tenang. Jadi tujuannya memang menjamin agar harga tetap stabil di pasar,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyatakan kondisi harga pangan di daerah Jambi dalam keadaan stabil dan terkendali. Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus menjaga harga tetap dalam koridor yang wajar.

“Secara umum harga-harga komoditi di sini masih relatif normal dan stabil. Mudah-mudahan seterusnya begitu. Andai ada lonjakan, pemerintah daerah tidak akan tutup mata dan akan mencari cara mengendalikan harga,” tegasnya.

Menurut dia, sinergi pengawasan terpadu yang dilakukan di Jambi itu menjadi bagian dari orkestrasi nasional pengendalian pasokan dan harga pangan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Baca juga: Bapanas pastikan harga daging ayam dan cabai di Pasar Cileungsi stabil

Baca juga: Bapanas minta satgas telusuri temuan harga jual Minyakita di atas HET

Baca juga: Bapanas pastikan pasokan pangan Jabodetabek aman jelang Ramadhan




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dalam 10 Tahun, Peru Ganti 8 Presiden, Ketua Kongres Baru Jose Maria Balcazar Resmi Jadi Presiden Sementara
• 50 menit laluerabaru.net
thumb
Menag Nasaruddin Doakan Kemerdekaan Rakyat Palestina
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional untuk Perdamaian di Gaza
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Peristiwa 20 Februari: Tragedi Gas Beracun Dieng Tewaskan 149 Orang
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Rumah Produksi Petasan di Kendal Meledak, 1 Pekerja Terluka-Patah Tulang
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.