MANDI wajib adalah mandi yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar agar tubuh menjadi suci secara syar’i dan sah digunakan untuk beribadah, seperti sholat, puasa, atau thawaf.
Mandi wajib dilakukan untuk mensucikan diri dari hadas besar, misalnya setelah junub, setelah hubungan suami istri atau mimpi basah.
Berikut Tata Cara Mandi Wajib di Bulan Ramadhan 1. Bersihkan diri- Cuci tangan, kemaluan, dan kotoran yang menempel.
- Bisa dilakukan sebelum mandi atau saat mandi, sesuai sunnah.
- Mulai dari kepala, kemudian bagian kanan dan kiri tubuh.
- Pastikan seluruh tubuh terkena air, termasuk sela-sela anggota tubuh.
- Agar air sampai ke seluruh kulit dan tidak ada yang terlewat.
- Kepala, badan kanan, badan kiri, punggung dan kaki.
- Pastikan semua anggota badan terkena air.
- Keringkan tubuh dengan handuk bersih.
- Disarankan membaca doa atau dzikir setelah mandi.
Bacaan Arab
Baca juga : 7 Hal yang Menyebabkan Mandi Wajib, Berikut Bacaan Niat dan Tata Cara
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِاَذَا الْحَدَثِ اَلْكَبِيرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَىBacaan Latin
Nawaitul-ghusla li-izalil-hadatsil-kabiri fardhan lillahi ta‘ala
Artinya
Baca juga : 9 Keutamaan Mandi Wajib, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Tata Cara
“Saya niat mandi untuk menghilangkan hadas besar, fardhu karena Allah Ta’ala.”
Mandi wajib perlu dilakukan setelah hadas besar agar sah sholat dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Air yang digunakan sebaiknya bersih dan suci. (Z-4)
Sumber: bsimaslahat, metrotvnews





