Trump Ingin Dewan Perdamaian Awasi PBB

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump berharap agar Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) ke depan dapat berperan dalam mengawasi kinerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan perdana BoP di United States Institute of Peace, Washington, Kamis.

Dalam sambutannya, Trump menegaskan pentingnya peran PBB di masa mendatang sekaligus optimisme terhadap penguatan lembaga tersebut.

"Suatu hari nanti, saya tidak akan berada di sini. Perserikatan Bangsa-Bangsa akan tetap ada dan saya pikir akan menjadi jauh lebih kuat," kata Trump dalam pertemuan perdana Board of Peace di United States Institute of Peace, Washington, Kamis (19/2).

Baca juga : Trump Janjikan Rp162 Triliun untuk Rekonstruksi Gaza Lewat Dewan Perdamaian

Ia juga menyebut Dewan Perdamaian diharapkan memiliki fungsi pengawasan terhadap PBB agar organisasi internasional tersebut berjalan sebagaimana mestinya.

"Dan Dewan Perdamaian hampir akan mengawasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan memastikan organisasi itu berjalan dengan semestinya. Namun kami akan memperkuat Perserikatan Bangsa-Bangsa," tuturnya.

Trump menilai PBB masih memerlukan dukungan, baik dari sisi operasional fasilitas maupun pembiayaan agar dapat bekerja secara optimal.

Baca juga : Momen Trump Puji Prabowo di Pertemuan BoP: Saya Tak Ingin Berkelahi Dengannya

"Kami akan memastikan Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap berjalan... Saya sudah mengatakannya selama bertahun-tahun, Perserikatan Bangsa-Bangsa memiliki potensi yang luar biasa," ujarnya.

Menurut Presiden AS tersebut, pada akhirnya PBB diyakini mampu mencapai kapasitas dan peran maksimalnya di panggung global.

Sebelumnya, pada Januari lalu, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian serta mengundang sekitar 50 negara untuk bergabung dalam inisiatif tersebut.

Dalam agenda perdana Dewan Perdamaian yang digelar di Washington, D.C. hari ini, Presiden Prabowo Subianto turut hadir memenuhi undangan Presiden Trump sebagai tuan rumah sekaligus penggagas BoP.

Sejumlah pemimpin dari negara anggota lain juga hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya perwakilan dari Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hungaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, dan Mesir. (Sputnik/RIA Novosti/Ant/E-4)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UIN Ar-Raniry sediakan 2.000 paket berbuka setiap hari selama Ramadhan
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Presiden Prabowo Subianto Kenang Dukungan Amerika Serikat dan Optimistis Perjanjian Perdagangan Perkuat Kemitraan Strategis
• 12 jam lalupantau.com
thumb
PU Kebut Pembangunan 1.301 Unit Rumah Hunian di Sumatera, Sebelum Lebaran Selesai?
• 7 jam laludisway.id
thumb
Ponsel Pedagang Diduga Disita Panitia Dandangan Kudus, Polisi Periksa Saksi
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Polisi Belum Bisa Mintai Keterangan 6 Korban Luka akibat Ledakan bahan Petasan di Situbondo
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.