Lille, VIVA – Lille harus menelan pil pahit usai dipermalukan Crvena Zvezda dengan skor 0-1 pada leg pertama play-off babak 16 besar Liga Europa. Bermain di kandang sendiri, Stadion Pierre-Mauroy, Villeneuve-d’Ascq, Kamis malam waktu setempat, Lille gagal memaksimalkan keunggulan sebagai tuan rumah.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak Franklin Tebo Uchenna pada menit 45+1, tepat di pengujung babak pertama. Gol itu menjadi pembeda sekaligus modal penting bagi Crvena Zvezda jelang leg kedua.
Berdasarkan catatan UEFA, Lille sebenarnya mengambil inisiatif menyerang sejak awal laga. Namun, berbagai upaya yang dibangun tim tuan rumah tak mampu menembus rapatnya pertahanan Red Star.
Sebaliknya, tim tamu tampil lebih efektif. Gol Uchenna di masa tambahan waktu babak pertama membuat Lille berada dalam tekanan besar hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Crvena Zvezda bahkan sempat mengancam untuk menggandakan keunggulan melalui Vladimir Lucic dan Marko Arnautovic. Namun, peluang-peluang tersebut masih mampu digagalkan lini pertahanan Lille dan kiper Berke Ozer.
Di sisa waktu pertandingan, Lille terus berupaya menyamakan kedudukan. Sayangnya, dominasi penguasaan bola tak berbuah gol hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 0-1 untuk kemenangan Crvena Zvezda pun bertahan.
Hasil ini membuat Lille OSC berada dalam situasi sulit. Pada leg kedua yang akan digelar di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, Kamis (26/2) waktu setempat, Lille wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal dua gol untuk lolos ke babak 16 besar. Sementara Crvena Zvezda hanya membutuhkan hasil imbang.
Di tengah kekalahan tersebut, sorotan tajam datang dari netizen Indonesia. Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, hanya duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan.
Pelatih Lille, Bruno Genesio, lebih memilih menurunkan Romain Perraud di posisi bek kiri dan tidak memberikan kesempatan bermain kepada Verdonk semenit pun.
Keputusan itu langsung menuai reaksi dari netizen Indonesia yang membanjiri kolom komentar Instagram resmi Lille. Banyak yang menilai absennya Verdonk menjadi salah satu faktor kegagalan Lille meraih hasil positif.
“Padahal kalau Verdonk dimainkan di laga krusial bisa jadi ngasih assist gol. Terlalu percaya sama Perraud,” tulis salah satu netizen.



