Pantau - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan optimisme terhadap rencana besar Dewan Perdamaian atau Board of Peace BoP untuk mewujudkan perdamaian di Gaza seusai menghadiri KTT BoP Gaza di Donald J. Trump Institute of Peace, Washington D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026).
Presiden menilai rencana-rencana ke depan tampak sangat serius dan memberi harapan bagi terwujudnya perdamaian bagi rakyat Palestina.
Ia menegaskan seluruh pihak harus bertekad agar inisiatif BoP berhasil karena membawa harapan nyata di tengah situasi yang masih penuh tantangan.
Dalam pernyataan singkatnya, Presiden mengingatkan adanya banyak kesulitan, hambatan, dan tantangan di depan namun tetap menekankan pentingnya tekad untuk mencapai keberhasilan demi rakyat Palestina.
Presiden juga menegaskan komitmen negara-negara Muslim yang terlibat dalam tahap awal pembentukan BoP untuk mendorong perdamaian berkelanjutan.
Dalam pertemuan Kelompok 8 negara Muslim yang pertama kali diundang berpartisipasi, seluruhnya sepakat mendukung terwujudnya lasting peace di Gaza.
Menurut Presiden, satu-satunya solusi jangka panjang yang nyata adalah two-state solution atau solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian abadi bagi Palestina.
Ia menyampaikan bahwa upaya kolektif dan tekad bersama menjadi kunci agar inisiatif perdamaian tersebut dapat terwujud secara konkret.




