YOYAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengingatkan potensi kepadatan arus kendaraan di ruas tol fungsional Prambanan–Purwomartani saat masa Angkutan Lebaran 2026.
Exit Tol Purwomartani diproyeksikan menjadi simpul pertemuan arus kendaraan dari jalan tol menuju jaringan jalan nasional dan arteri di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Hal tersebut disampaikan Menhub saat bertemu Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Paku Alam X di Kantor Gubernur DIY, Kamis (19/2).
Baca Juga: Bakauheni Diprediksi Diserbu 2,94 Juta Pemudik, 10 Buffer Zone Disiapkan
Dudy mengatakan, pengoperasian tol fungsional tersebut dapat membantu distribusi arus kendaraan menuju Yogyakarta.
Namun, terdapat potensi bottleneck, terutama pada puncak arus mudik dan arus balik.
“Karenanya, perlu pengawasan lalu lintas secara intensif, rekayasa lalu lintas di sekitar tol, koordinasi antara Korlantas, Dishub, dan pengelola jalan tol, serta penempatan personel dan sarana pendukung di lapangan,” kata Dudy, dikutip dari laman resmi Kemenhub, Jumat (20/2).
DIY diprediksi menjadi salah satu tujuan favorit nasional pada Lebaran 2026, dengan estimasi 8,2 juta pergerakan orang selama periode libur.
Lonjakan mobilitas berpotensi meningkatkan volume kendaraan yang melintas melalui akses tol tersebut.
Baca Juga: Jadwal Contraflow dan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2026, Berlaku 17-29 Maret
Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya
Sumber :
- tol prambanan purwomartani
- exit tol purwomartani
- stasiun tugu
- mudik yogyakarta
- mudik lebaran 2026
- stasiun lempuyangan




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5231844/original/062114100_1748163908-20250525IQ_Pawai_Juara_Persib_Bandung-52.jpg)
