Pleidoi Anak Riza Chalid Sebut Tuntutan Jaksa Hanya Mengulang Surat Dakwaan

rctiplus.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA – Beneficial owner PT Orbit Terminal Merak (OTM), Kerry Adrianto Riza, menyatakan tuntutan jaksa terhadap dirinya hanya mengulang konstruksi awal penyidikan dan narasi dalam surat dakwaan.

Hal itu disampaikan Kerry saat membacakan pleidoi dalam lanjutan sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (19/2/2026).

“Apabila dicermati secara objektif, tuntutan tersebut pada dasarnya hanya mengulang konstruksi awal penyidikan dan narasi dakwaan tanpa secara substansial merespons fakta-fakta yang terungkap selama kurang lebih empat bulan persidangan. Seolah-olah pemeriksaan saksi dan ahli dari Oktober 2025 hingga Februari 2026 tidak pernah terjadi,” kata Kerry.

Kerry juga menyinggung besaran tuntutan yang dijatuhkan kepada dirinya, yakni 18 tahun penjara dengan dalil kerugian perekonomian negara sebesar Rp13,4 triliun.

“Tuntutan yang sangat berat, baik dari sisi lamanya pidana maupun besarnya angka yang dilekatkan kepada saya,” ujarnya.

“Angka Rp13,4 triliun juga tidak didukung analisis independen yang menunjukkan hubungan sebab-akibat langsung dengan tindakan saya. Tanpa kausalitas yang nyata, angka tersebut hanya asumsi,” sambungnya.

Sebelumnya, anak pengusaha Riza Chalid, Muhammad Kerry Adrianto Riza, dituntut hukuman 18 tahun penjara. Ia dianggap bersalah dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina Niaga.

Tuntutan itu dilayangkan jaksa dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat 13 Februari 2026.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Kerry Adrianto Riza oleh karena itu selama 18 tahun,” kata jaksa saat membacakan nota tuntutan.

Jaksa juga menuntut Kerry membayar denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan. Selain itu, ia dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp13.405.420.003.854 (Rp13,4 triliun).

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Indonesia Bukan Lagi Raksasa yang Tertidur, Kami Mulai Bangun
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Jakarta Diguyur Hujan Deras Sejak Dini Hari, 31 RT Banjir Ketinggian Air 20-70 Cm
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Kereta Bandara Tabrak Truk di Poris, Ini Daftar Perjalanan Commuterline yang Dibatalkan
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
THR ASN dan TNI/Polri Cair Pekan Pertama Ramadhan 2026
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Terpuruk 6 Laga Tanpa Kemenangan, Madura United Berjuang Keluar dari Ancaman Zona Merah Jelang Derby Kontra Arema FC
• 3 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.