JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Koperasi Ferry Juliantono menargetkan percepatan pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih guna memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus menopang ketahanan pangan nasional.
Percepatan ini dibahas dalam rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
Menurut Ferry, kelancaran pembangunan gedung koperasi menjadi fondasi penting agar aktivitas usaha, distribusi barang, dan layanan masyarakat desa dapat berjalan optimal.
BACA JUGA:3 Transportasi Alternatif ke Bandara Soetta Imbas KA Bandara Tertemper Truk di Poris, Ada DAMRI-Transjakarta
BACA JUGA:26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 20 Februari 2026, Banjir Hadiah Spesial Ramadhan!
"Saat ini, tercatat 30.336 koperasi tengah memasuki tahap pembangunan fisik. Namun, ada saja hambatannya seperti sejumlah daerah masih menghadapi kendala ketersediaan lahan," ujar Ferry, di Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Koperasi menyiapkan kebijakan desain bangunan yang lebih fleksibel atau customized design, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi lahan tiap desa. Kebijakan ini akan diterapkan bersama PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan.
Berdasarkan data Command Center Kemenkop, sebanyak 48.734 lahan telah dipetakan, dengan 30.336 titik dalam proses konstruksi dan 1.135 titik sudah rampung sepenuhnya.
Pemerintah menilai sinergi pusat dan daerah sangat dibutuhkan, terutama dalam percepatan pengadaan lahan serta infrastruktur pendukung.
BACA JUGA:Terkuak di Sidang, WN China Terdakwa Kasus Tambang Emas Ketapang Kerap Gunakan Bahan Peledak
BACA JUGA:5 Tempat Bukber di Tebet Jaksel yang Cozy, Cocok Ajak Temen dan Rekan Kantor
Selain pembangunan fisik, Kemenkop juga sangat memperhatikan dalam mengoptimalkan pelatihan sumber daya manusia bagi calon pengurus koperasi. Pelatihan ini fokus pada tata kelola profesional, transparan, dan akuntabel agar koperasi mampu berkembang sebagai pusat ekonomi desa.
Disamping itu, Ferry juga meresmikan dua Toko Rakyat Serba Ada (Torasera) sebagai pusat distribusi barang yang menghubungkan koperasi dengan masyarakat. Satu Torasera ditargetkan melayani hingga 150 koperasi desa.
Sementara itu, Zulhas menegaskan program Kopdes Merah Putih merupakan gagasan strategis Presiden Prabowo Subianto yang harus sukses dijalankan.
"Pemerintah menargetkan puluhan ribu koperasi mulai beroperasi selambatnya pertengahan tahun, demi mendorong kesejahteraan dan kemandirian ekonomi desa di seluruh Indonesia," tutup Zulhas.





