Ada Dewan Dagang, Airlangga Jamin RI Tak Kebanjiran Produk AS Meski Tarif 0%

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia masih akan tetap bisa melindungi pasar dalam negeri meskipun produk dari Amerika Serikat (AS) tidak dikenakan bea masuk.

Airlangga memastikan tidak akan ada banjir produk dari AS, sebab Indonesia dan AS telah menyepakati dibentuknya Council of Trade & Investment. Nantinya ketika ada lonjakan impor ataupun lonjakan harga dari impor kedua negara maka akan dibawa ke Board of Council sebelum diajukan ke World Trade Organization (WTO).

“Karena kita membentuk Board of Council. Jadi kalau ada lonjakan impor dari kedua negara yang dianggap tidak normal atau dengan harga yang tidak umum, nah itu tentu berlaku regulasi seperti di WTO, dumping dan lain-lain. Namun sebelumnya dibawa dulu ke Board of council,” kata Airlangga dalam konferensi pers secara daring, Jumat (20/2).

Menurut Airlangga, baik Indonesia maupun AS sudah memastikan akses bagi masing-masing pasar di kedua negara tersebut dengan adanya Board of Council ini.

“Jadi kita sudah punya mekanisme dengan Amerika sehingga tentunya akses pasar bagi barang Amerika demikian pula akses pasar untuk barang Indonesia Yang melonjak ekspornya ke Amerika. Jadi sudah ada mekanisme,” jelasnya.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan baik Indonesia maupun AS sepakat untuk membentuk Council of Trade and Investment untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua negara.

Dengan demikian, apabila terjadi permasalahan perdagangan maupun investasi yang timbul salah satunya akibat kesepakatan yang tertuang dalam Agreement of Reciprocal Tariff (ART) akan dibahas terlebih dahulu di forum ini.

“Seluruh persoalan investasi dan persoalan perdagangan antara Indonesia dan Amerika nanti akan dibahas dulu di dalam Council of Trade, apabila terjadi kenaikan yang diluar terlalu tinggi atau hal yang dianggap bisa mengganggu neraca daripada kedua negara,” jelasnya.

Selain itu, Council of Trade & Investment juga akan menjadi forum untuk membahas klausul perubahan perjanjian berdasarkan persetujuan tertulis kedua belah pihak, juga terdapat ruang penyesuaian tarif.

“Dan juga di dalam perjanjian ini juga diatur bahwa kedua belah pihak dapat mengubah perjanjian dengan kesepakatan kedua belah pihak secara tertulis, dan juga ada ruang untuk perbedaan tarif apakah itu lebih rendah dengan tadi dibahas di dalam Council of Board yang akan dibentuk,” tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG berpotensi variatif di tengah sentimen domestik dan global
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Di KTT BoP, Prabowo: RI Siap Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Detik-Detik KA Bandara Soetta Tertemper Truk Hingga Keluar Jalur di Poris Tangerang
• 20 menit laluokezone.com
thumb
RI-Freeport Sepakati MoU Perpanjangan Izin Tambang
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bangkit dari Situasi Sulit Pascakecelakaan, Anthony Joshua Kembali ke Ring pada Juli 2026
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.