Seorang pria warga negara asing (WNA) asal Jepang ditemukan tewas di kamar di hotel di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (18/2) pagi.
Korban diketahui berinisial KH (59). Jasadnya pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.57 WIB.
Kapolsek Metro Gambir, AKBP Agus Ady Wijaya, mengatakan saat ditemukan korban dalam posisi telentang di atas tempat tidur.
“Posisi telentang di tempat tidur,” kata dia dalam keterangannya, Jumat (20/2).
Peristiwa itu bermula ketika seorang saksi berinisial R alias D selaku PIC Travel Agent Panorama Group turun ke lobi hotel pada pukul 07.44 WIB untuk bertemu pemandu wisata.
Saat itu, masih ada tiga orang rombongan yang belum siap, termasuk korban. D bersama SR selaku petugas keamanan hotel dan rekan korban bernama Mr S kemudian menuju kamar korban sekitar pukul 07.55 WIB.
“Pihak agen meminta bantuan kepada Pihak hotel untuk membuka pintu dikarenakan pintu dalam keadaan terkunci dari dalam,” ujarnya.
“Pintu diketuk namun tidak ada jawaban,” tambahnya.
Karena pintu kamar terkunci dari dalam, sekitar pukul 07.56 WIB pihak agen meminta bantuan manajemen hotel untuk membuka pintu.
“Sekitar 07.57 WIB teman korban (Mr S), sdr D (Agent Travel), dan Staff Hotel membuka pintu kamar untuk mengecek korban namun tidak ada respons kemudian saksi S mengecek pernapasan korban melalui hidung namun tidak ada respons,” ucap dia.
Kejadian tersebut lalu dilaporkan ke manajemen hotel dan diteruskan ke Polsek Metro Gambir. Tim identifikasi yang datang ke lokasi melakukan pengecekan awal sebelum jenazah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada pukul 10.30 WIB.
“Hasil pengecekan awal luar tim identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ucap dia.
Berdasarkan keterangan D, rombongan korban berjumlah 24 orang dan dijadwalkan menginap selama dua malam, yakni 17 Februari 2026 hingga 19 Februari 2026. Pada hari kejadian, rombongan berencana melakukan kunjungan ke Suzuki Indomobil Tambun, Jawa Barat.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Metro Gambir untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.





