Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy & Smart Eco-Industrial Park (GESEIP) di Galang, Batam, mendapatkan investasi dengan perusahaan asal Amerika Serikat (AS). Penandatanganan kerja sama yang dilakukan pada Rabu (18/2) itu disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kesepakatan tersebut dilakukan antara PT Galang Bumi Industri sebagai pengelola PSN Wiraraja GESEIP dengan sejumlah mitra strategis, termasuk Essence Global Group dan Tynergy Technology Corporation USA. Lalu, ada perjanjian lanjutan dengan Tynergy Technology Corp .
Direktur Utama PT Galang Bumi Industri, Ahmad Maruf Maulana, mengungkapkan kerja sama ini merupakan langkah konkret hilirisasi industri berbasis energi hijau dan teknologi semikonduktor di Indonesia.
“Ekosistem yang dibangun dalam PSN Wiraraja GESEIP ini mencakup hilirisasi kuarsa silika menjadi produk bernilai tambah tinggi, mulai dari pemurnian bahan baku kaca hingga produksi polysilicon untuk kebutuhan semikonduktor dan solar cell” ujar Maruf melalui keterangan tertulis usai penandatanganan kerja sama, Jumat (20/2).
Melalui Tynergy Group of Companies (PT Tynergy Technology Group – Indonesia), akan dikembangkan ekosistem hilirisasi yang mencakup pemurnian kuarsa silika untuk industri kaca melalui PT Quantum Luminous Indonesia, serta pemurnian polysilicon melalui PT Essence Global Indonesia.
Pada tahap awal, nilai investasi yang digelontorkan mencapai USD 4,9 miliar. Selanjutnya, apabila tahap awal berjalan sukses, tambahan investasi sebesar USD 26,7 miliar akan direalisasikan untuk memproduksi ingot wafer, wafer slicing, hingga fabrikasi untuk melengkapi siklus produksi semikonduktor secara terintegrasi di Indonesia.
Dalam perjanjian yang ditandatangani, disebutkan bahwa kerja sama mencakup investasi dan pengembangan infrastruktur manufaktur di Galang, perluasan proyek energi terbarukan, pengembangan tenaga kerja, serta riset dan pengembangan teknologi mutakhir. Investasi awal Tynergy Technology Corp ditargetkan hingga USD 250 juta untuk pembangunan fasilitas manufaktur di Galang dengan proyeksi penciptaan sekitar 2.500 lapangan kerja terampil .
Tynergy Group juga akan membentuk PT Energy Tech Indonesia untuk membangun fasilitas penyimpanan energi berbasis sodium ion dengan kapasitas hingga 150 MW energi berkelanjutan untuk mendukung operasional kawasan industri.
Selain itu, untuk memperlancar transfer teknologi semikonduktor dan sel surya, Tynergy Technology Corporation USA membentuk kerja sama pengembangan antara dua zona ekonomi bebas, yakni PSN Wiraraja GESEIP di Galang, Batam, dan Solanna Akimel 7 Technopark di kawasan metropolitan Phoenix, Arizona. Komitmen kerja sama transnasional tersebut juga ditegaskan dalam Pakta Persahabatan Zona Ekonomi Khusus Transnasional antara kedua kawasan .
Kolaborasi ini diyakini akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri semikonduktor dan energi terbarukan, sekaligus mendukung agenda pengembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan, serta transisi energi berkelanjutan di kedua negara.





